Bek Juventus Ogah Jadi Korban Adu Domba Media Italia

Oleh Wiwig Prayugi pada 18 Nov 2019, 19:05 WIB
Diperbarui 18 Nov 2019, 19:15 WIB
Torino Vs Juventus

Turin- Bek Juventus, Matthijs de Ligt ogah menjadi korban provokasi dari media-media di Italia. Belakangan ini, dia diadu domba dengan bek Inter Milan, Stefan de Vrij.

De Ligt baru musim 2019-2020 mencicipi ketatnya aroma persaingan di liga Italia. Ia pindah dari Ajax Amsterdam ke Juventus.

Sementara, De Vrij sudah berada di Italia jauh lebih lama. Ia awalnya membela Lazio pada tahun 2014. Bek 27 tahun itu bermain bersama Lazio selama empat tahun. Setelah itu ia dipinang oleh Inter Milan.

De Ligt dan De Vrij adalah rekan satu tim di Timnas Belanda. Namun, mulai musim ini keduanya harus saling bentrok di Serie A.

Inter bakal menjadi pesaing berat Juventus dalam perburuan Scudetto. Menurut De Ligt, situasi ini memicu hal negatif yang dilakukan media.

Bek berusia 20 tahun itu menyebut media-media Italia berusaha untuk membuatnya bentrok dengan De Vrij. Namun, ia menegaskan usaha Devide et Impera itu tidak berhasil.

Sebab hubungannya dengan De Vrij cukup erat. Bahkan, De Ligt menyebut sang senior kerap memberikan masukan kepada dirinya.

"Klub-klub itu rival, tetapi kami bukan Rival," kata bek Juventus ini kepada De Telegraaf.

2 of 2

Kompak di Timnas

pemain muda
3. Matthijs de Ligt (Juventus) – Tampil memukau bersama Ajax Amsterdam membuat pemain berusia 19 tahun ini diboyong Juventus. Pria asal Belanda ini pun tercatat sebagai pemain muda ketiga termahal sejagad dengan harga 85,5 Juta Euro. (AP/Filippo Venezia)

De Ligt menegaskan, ia dan Stefan de Vrij punya semangat yang sama untuk tim nasional.

"Jelas, kami berdua ingin bermain, tetapi pada saat yang sama kami juga saling peduli dan berharap siapa pun yang bermain memiliki permainan yang bagus."

"Itu media-media yang mencoba membuat kami jadi rival atau saling adu argumen, tapi itu tidak terjadi dengan Stefan. Hanya ada satu jam memisahkan Turin dari Milan, jadi baru-baru ini kami makan bersama setelah pertandingan," ungkapnya.

"Senang bisa berbahasa Belanda dan kami juga saling memberi saran. Stefan membantu saya dalam banyak hal dan sungguh luar biasa memiliki dukungan semacam itu jika Anda baru di suatu negara. Ia sudah terbiasa dengan Italia, tetapi saya baru saja tiba,” tandasnya.

Musim ini, De Ligt sudah bermain sebanyak 12 kali di semua ajang kompetisi bersama Juventus. Sementara itu, Stefan de Vrij telah berlaga sebanyak 14 kali bagi inter Milan.

 

Sumber asli: De Telegraaf

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 18/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by