Ketika Siswa SMK Menjajal Lintasan Balap Sesungguhnya di Yamaha Cup Race 2019

Oleh Windi.Wicaksono pada 18 Nov 2019, 07:15 WIB
Diperbarui 18 Nov 2019, 08:15 WIB
Yamaha Cup Race 2019

Liputan6.com, Tasikmalaya - Ada yang berbeda dari gelaran Yamaha Cup Race 2019 di Tasikmalaya kali ini. Penyelenggara mengikutsertakan siswa-siswa SMK untuk ambil bagian dalam balapan.

Yamaha Cup Race khusus melombakan siswa-siswa SMK itu di kelas YCR 13 Yamaha Aerox 155 SMK. Terdapat 15 pembalap berstatus siswa SMK yang mengikuti balapan tersebut.

Jalannya balapan berlangsung cukup menarik. Aksi para siswa SMK dari Jawa Barat itu cukup menghibur penonton Yamaha Cup Race 2019 di Sirkuit Bukit Peusar.

Kebetulan terdapat ekstrakurikuler balap motor di sekolah mereka, di mana Yamaha merupakan pencetus sekaligus pengasuh para siswa SMK itu. Ini pertama kalinya kesempatan diberikan kepada para siswa tersebut untuk merasakan sensasi balapan di sirkuit Yamaha Cup Race.

 

2 of 3

Pengalaman Bagus

Yamaha Cup Race 2019
Para siswa-siswa SMK bersaing di kelas YCR 13 Yamaha Aerox 155 dalam ajang Yamaha Cup Race di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (17/11/2019). (foto: Liputan6.com/Windi Wicaksono)

Para siswa mengendarai motor Yamaha Aerox untuk unjuk kemampuan setelah belajar di ekstrakurikuler. Balapan YCR 13 Yamaha Aerox 155 SMK menghasilkan Vito Nandrian dari SMK Pertiwi Kuningan sebagai yang tercepat.

Setelah Vito di podium pertama, ada Ariel Imola dari SMK Muhammadiyah 2 Kedungora, Garut, di tempat kedua. Posisi ketiga diduduki Cece Muhammad dari SMK Bhakti Nusantara. Satu pembalap perempuan, Iis Ariska juga turun di kelas ini.

"Terima kasih kepada Yamaha yang memberikan kami kesempatan balapan di sirkuit. Ini pengalaman yang bagus dan seru untuk kami (siswa-siswa SMK). Saya berharap semoga balapan untuk anak-anak SMK dilanjutkan," tutur Vito Nandrian seusai balapan, Minggu (17/11/2019).

 

3 of 3

Merasakan Balapan

Sementara itu, Supervisor Motorsport Department Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, mengatakan, pihaknya memang ingin memberikan kesempatan kepada siswa-siswa SMK itu untuk merasakan balapan sesungguhnya dan Yamaha Cup Race jadi ajang yang tepat.

"Karena Yamaha yang mengasuh ekstrakurikuler balap di SMK, kami ingin menyalurkan minat mereka dan membuka jalan bagi para pembalap berbakat untuk bisa unjuk kemampuan. Sambutannya sangat antusias," jelas Wahyu.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓