Ini Alasan Simon McMenemy Ogah Dampingi Timnas Indonesia Kontra Malaysia

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 17 Nov 2019, 16:30 WIB
Diperbarui 17 Nov 2019, 16:30 WIB
Timnas Indonesia Vs Thailand
Perbesar
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat melawan Thailand pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9). Indonesia takluk 0-3 dari Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Jakarta Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bisa memahami suasana hati yang dirasakan mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. Arsitek asal Skotlandia itu seperti diketahui ogah mendampingi Timnas Indonesia saat melawan Malaysia.

Partai kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia tersebut akan berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11/2019).

Sebagai pengganti McMenemy, Yeyen Tumena akan mengambil alih Timnas Indonesia dengan status pelatih caretaker. Direktur Teknik Bhayangkara FC ini bakal didukung oleh Joko Susilo dan Alan Haviludin sebagai asistennya.

"McMenemy sudah tidak mau. Kami pun tidak masalah. McMenemy merasa sudah tidak enak menangani Timnas Indonesia," ujar Iwan Bule, panggilan Iriawan, kepada wartawan.

"Kami juga tidak memaksa McMenemy. Mudah-mudahan dengan Yeyen, siapa tahu bisa menang melawan Malaysia. Kami berdoa," imbuh Iwan Bule.

2 dari 2 halaman

Sudah Bertemu dengan McMenemy

Simon McMenemy, Timnas Indonesia
Perbesar
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat membimbing timnya menang 6-0 atas Vanuatu dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Iwan Bule mengungkapkan McMenemy telah berbicara dengannya perihal enggannya ia melatih Timnas Indonesia karena telah dipecat PSSI. 

Sebelumnya, Iwan Bule memastikan bahwa McMenemy akan berangkat ke Malaysia untuk menemani Timnas Indonesia. Kala itu, status pelatih berusia 41 tahun itu belum terjawab. Apakah akan mengarahkan dari pinggir lapangan atau sekadar menonton di tribune stadion.

"McMenemy sudah berbicara dengan saya. Saya memberikan kesempatan baginya tetap menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk melawan Malaysia. Saya juga sudah bertemu Yeyen dan strateginya sudah disampaikan kepada saya," jelas Iwan Bule.

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi, published 17/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓