Luis Milla dan Shin Tae-Yong Bersaing Ketat Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 17 Nov 2019, 14:50 WIB
Diperbarui 17 Nov 2019, 14:50 WIB
Penutupan Kongres Luar Biasa PSSI
Perbesar
Ketua Umum PSSI terpilih Mochamad Iriawan segera menunjuk pelatih timnas Indonesia. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Jakarta - Iwan Bule memastikan pertemuan antara PSSI dengan calon pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih sesuai jadwal.

Arsitek asal Korea Selatan itu akan datang ke Kuala Lumpur berbarengan dengan pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada tanggal yang sama.

"Saya akan ke Malaysia pada 18 November 2019 dan bertemu Tae-Yong keesokan harinya. Pada pagi harinya, kami akan audisi dia dan kami mungkin akan melakukan penilaian. Kami akan melihat pola dia melatih Timnas Indonesia," ujar Iwan Bule kepada wartawan.

"Untuk Luis Milla, kemungkinan dia akan menyusul. Terakhir, dia tidak bisa. Dia bisa ke Indonesia pada rentang 22-24 November 2019."

"Saat itu, saya berada di Singapura sehingga akan bertemu di sana. Karena saya harus ke Filipina juga menemani Timnas Indonesia U-22 untuk memberikan spirit kepada mereka," imbuh Iwan Bule.

2 dari 2 halaman

Tidak Permasalahkan Nilai Kontrak Milla

Indonesia Vs Chinese Taipei
Perbesar
Pelatih Indonesia, Luis Milla, memberikan semangat kepada anak asuhnya saat melawan Chinese Taipei pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chinese Taipei. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Iwan Bule juga tidak mempermasalahkan nilai kontrak Luis Milla yang dikabarkan mencapai angka Rp2,5 miliar per bulan. Apalagi, ia terkenang dengan racikan arsitek asal Spanyol itu pada laga terakhirnya bersama Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

"Tidak ada masalah. Kami melihat ada di tabulasi. Namun demikian, publik melihat laga Milla terakhir melawan Uni Emirat Arab (UEA) itu bagus dan dramatis sekali," tutur Iwan Bule.

"Namun, kami tidak menutup kemungkinan ada calon yang lain. Karena kami terus melakukan pencarian. Jadi publik mohon bersabar. Semua ingin baik. Publik ingin baik saya pun juga. Yang jelas kami akan mencari yang terbaik untuk membawa sepak bola Indonesia maju."

Disadur dari: Bola.com (penulis M Adiyaksa, Editor Gregah, published 17/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓