Pelatih Juventus Tegaskan Alasan Pergantian Ronaldo Tak Dipelintir

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 11 Nov 2019, 19:10 WIB
Diperbarui 11 Nov 2019, 20:15 WIB
Wajah Kesal Cristiano Ronaldo Saat Ditarik Keluar Lapangan

Liputan6.com, Turin - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengaku tidak khawatir dengan masalah lutut yang dialami bintangnya Cristiano Ronaldo. Alasan cedera inilah yang mendorong Sarri untuk menarik Ronaldo di babak kedua saat melawan AC Milan, Minggu 10 November 2019 lalu.

Namun, Ronaldo tampaknya frustrasi dengan keputusan Sarri tersebut. Pemain depan berusia 34 tahun itu, langsung berlari menuruni terowongan dan dilaporkan meninggalkan Stadion Allianz sebelum peluit akhir di Turin.

Penggantinya, Paulo Dybala, kemudian mencetak gol luar biasa untuk mengamankan kemenangan 1-0 Juve atas Milan.

Penampilan Ronaldo selama 55 menit di lapangan memang cukup buruk. Sarri beralasan itu akibat masalah cederanya.

"Dia menderita memar lutut. Mungkin lutut kanan, jika saya ingat dengan benar," kata pelatih kepala Bianconeri.

"Ini bukan masalah besar, tidak ada pelintiran, hanya memar di ligamen jaminan. Ketika dia melangkah dia [Ronaldo] tidak bisa mendorong seperti biasa, tapi aku tidak khawatir tentang itu," kata Sarri.

2 of 3

Tuai Kritik

Cristiano Ronaldo
Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo (kanan), digantikan Paulo Dybala (kiri), pada laga kontra AC Milan di Allianz Stadium, Senin (11/11/2019). (AFP/Marco Bertorello)

Keputusan Sarri mengganti Ronaldo bukanlah yang pertama kali. Ronaldo juga dikeluarkan di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu, saat Juventus bertemu Lokomotiv Moscow.

Kekecewaan mantan pemain Real Madrid ini, sempat menuai kritik dari mantan pelatih Juventus Fabio Capello.

"Fakta bahwa dia tidak duduk di bangku cadangan dan mengatakan kata-kata buruk kepada Sarri bukanlah gambaran yang bagus," kata Capello kepada Sky Sport Italia.

3 of 3

Hormati Rekan Setim

"Seseorang harus menjadi juara bahkan ketika dia diganti, tidak hanya ketika segalanya berjalan baik. Saat ini, Dybala dalam kondisi sangat baik.

"Jika saya berada di tempat Sarri, saya akan mencela dia di ruang ganti. Saya akan mengatakan kepadanya bahwa dia harus menghormati rekan satu timnya dan jika saya melepasnya, itu karena saya ingin mencoba memenangkan pertandingan."

Lanjutkan Membaca ↓