IBEC 2019 Banten, Edisi Pertama Pertandingkan Mobile Legends

Oleh Luthfie Febrianto pada 02 Nov 2019, 18:30 WIB
Diperbarui 04 Nov 2019, 18:13 WIB
Pertandingan eSports Mobile Legends di IBEC 2019

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov) Banten untuk pertama kalinya menyelenggarakan turnamen esports bertajuk Indonesia Banten Esports Competition atau IBEC 2019. Mobile Legend dipilih sebagai gim yang dipertandingkan pada IBEC edisi perdana.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Banten, Deden Apriandhi menuturkan, pemilihan Mobile Legend sudah melalui konsultasi dengan Indonesia Esports Association (IESPA).

"Kita bekerjasama dengan IESPA dan berdasarkan masukannya serta Panitia Pelaksana, maka dipilih lah Mobile Legend," ujarnya.

IBEC 2019 mengambil lokasi di BSD Square, Tangerang Selatan. Rencananya, turnamen berhadiah Rp 25 juta itu akan berlangsung Sabtu (2/11/2019) hingga Minggu (3/11/2019).

Total, ada 64 tim masing-masing beranggotakan lima orang yang berpartisipasi dalam IBEC 2019.

Deden menambahkan, IBEC 2019 digelar untuk menampung para pemain Esports yang berdomisili di Banten. Menurutnya, esports saat ini bukan lagi sekadar bermain gim melainkan olahraga.

Oleh karena itu, Pemprov tak ingin gairah esports di Banten terbuang percuma. "Kita kemudian berusaha memberikan wahana terhadap hobi dan bakat pemuda yang ada di provinsi Banten," kata Deden.

 

2 of 3

Digelar Rutin

Pertandingan eSports Mobile Legends di IBEC 2019
Peserta eSports game Mobile Legends berkonsentrasi dalam Indonesia Banten Esport Competition (IBEC) 2019 di BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (2/11/2019). Pemprov Banten menggelar turnamen IBEC 2019 untuk mendukung olahraga esport yang tengah diminati kalangan muda. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Lebih lanjut, Deden mengaku Pemprov Banten tak menutup kemungkinan bakal menyeleggarakan IBEC secara rutin. Nantinya, IBEC tidak menutup kemungkinan akan mempertandingkan gim lain seperti PUBG.

"Insyaallah, kami sudah berdikusi dengan pimpinan. Mereka mendukung ini harus rutin dilakukan," katanya.

3 of 3

Video

Lanjutkan Membaca ↓