4 Faktor Kenapa Jose Mourinho Akan Cocok Tangani Arsenal

Oleh Liputan6.com pada 31 Okt 2019, 17:50 WIB
Diperbarui 31 Okt 2019, 17:50 WIB
Jose Mourinho - Arsene Wenger
Perbesar
Seorang ofisial pertandingan (tengah) harus memisahkan manajer Arsenal Arsene Wenger (kiri) dan Jose Mourinho (kanan) yang terlibat friksi pada 2014. (AFP/Adrian Dennis)

London - Arsenal memutuskan berpisah dengan Arsene Wenger pada musim panas 2018 lalu. Posisinya kemudian digantikan oleh Unai Emery.

Kedatangan Emery disambut sangat antusias oleh para penggemar Arsenal. Sebab, manajer asal Spanyol itu meraih kesuksesan di Sevilla dan PSG.

Setelah lebih dari 18 bulan memimpin Arsenal, Emery sepertinya belum banyak membuat perbaikan di klub. The Gunners masih punya masalah yang sama termasuk pertahanan yang rapuh.

Meski memiliki skuat yang mengesankan, Arsenal masih jauh untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar Premier League. Mereka berada di posisi kelima dan tertinggal dari Leicester City dan Chelsea.

Penampilan Arsenal pada musim ini masih naik turun. Yang terbaru, mereka membuang keunggulan dua gol saat berhadapan dengan Crystal Palace di kandang.

Desakan agar Emery meninggalkan Arsenal sudah muncul di media sosial. Salah satu manajer top yang bisa menjadi suksesor Emery di Emirates adalah Jose Mourinho.

Berikut ini empat alasan Jose Mourinho adalah sosok yang sempurna untuk menggantikan Emery di Arsenal seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 5 halaman

1. Pelatih dengan Mentalitas Juara

Gaya Mourinho Bersama Trofi Liga Europa
Perbesar
Jose Mourinho berpose dengan trofi Liga Europa, Swedia, Kamis (25/5). Keberhasilan Mourinho meraih juara Liga Europa menjadi pertama untuk Setan Merah dan yang kedua untuk Mourinho. (AP Photo)

Tidak bisa dimungkiri kalau Jose Mourinho selalu memicu kontroversi ke mana pun ia pergi sebagai manajer. Kendati demikian, Mourinho selalu bisa menebusnya dengan trofi.

Dengan 25 gelar yang dimenangkan sepanjang karier kepelatihannya, Mourinho adalah salah satu manajer yang paling sukses dalam sejarah. Dia sepertinya merupakan jaminan bagi klub untuk meraih trofi.

Selama 15 tahun terakhir, Arsenal belum benar-benar berhasil mengakhiri puasa gelar mereka. Mereka hanya mampu meraih dua FA Cup dan sejak itu tidak ada lagi yang mampir ke Emirates.

Dilihat dari rekam jejaknya, Mourinho sudah terbukti bisa memenangkan gelar. Arsenal tengah kesulitan saat ini dan sebaiknya mengganti Emery dengen manajer yang sudah terbukti.

3 dari 5 halaman

2. Pemain Arsenal Wajib Disiplin

Manchester United Susah Payah Redam Perlawanan Young Boys
Perbesar
Ekspresi Jose Mourinho saat timnya menjamu Young Boys pada laga lanjutan liga champions yang berlangsung di stadion Old Trafford, Rabu (28/11). Manchester United sukses menang 1-0 atas Young Boys. (AFP/Oli Scarff)

Granit Xhaka mendapat cemoohan dari suporter Arsenal saat melawan Crystal Palace. Pemain Swiss itu bereaksi dengan menaruh tangannya di kuping seperti menantang para fans.

Xhaka tak menghampiri pelatih Unai Emery dan langsung berjalan ke terowongan pemain sembari melepas jerseynya. Tindakan yang dilakukan Xhaka itu mendapat banyak kritik dan itu dianggap tak pantas dilakukan seorang kapten.

Jose Mourinho sangat terkenal dengan kedisiplinannya sehingga bisa menjaga ketertiban di ruang ganti. Meski hal itu mungkin menyebabkan gejolak di Real Madrid dan Manchester United, tetapi Arsenal tidak memiliki sosok yang kuat di skuat mereka saat ini.

Pemain Arsenal membutuhkan cinta dan juga cambukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mourinho bisa membawa sesuatu yang tidak dimiliki ruang ganti Arsenal.

4 dari 5 halaman

3. Mourinho Butuh Pembuktian

Jose Mourinho
Perbesar
Manajer Manchester United, Jose Mourinho menyaksikan timnya melawan Manchester United pada lanjutan pekan ke-17 Premier League di Stadion Anfield, Minggu (16/12). Manchester United tumbang di markas Liverpool dengan skor 1-3. (Paul ELLIS / AFP)

Tugas terakhir Jose Mourinho sebagai manajer bisa dibilang tidak sesuai dengan rencana. Meski mengeluarkan banyak uang di bursa transfer, Manchester United goyah di bawah asuhannya sehingga membuatnya dipecat Desember lalu.

Sebelum di MU, Mourinho juga dipecat oleh Chelsea. Serangkaian kegagalan itu membuat Mourinho dianggap sudah melewati masa jayanya sebagai manajer papan atas.

Tuduhan tidak lagi menjadi manajer elit pasti akan sangat mengganggu Mourinho. Dia pasti bertekad untuk kembali melatih untuk membungkam semua kritik.

Kesempatan itu bisa muncul dari Arsenal. Mourinho sangat suka tantangan dan kedatangan manajer Portugal itu pada akhirnya akan menguntungkan Arsenal.

5 dari 5 halaman

4. Sosok Pelatih yang Jago Berstrategi

Manchester United, Arsenal, Premier League
Perbesar
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, dan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Senin (30/4/2018). Manchester United menang 2-1 atas Arsenal. (AP/Rui Vieira)

Dengan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette, Arsenal punya lini serang yang menakutkan. Namun, pertahanan mereka masih tetap rapuh.

Tidak peduli seberapa kuat serangan mereka, Arsenal akan selalu dirugikan oleh rapuhnya pertahanan mereka. Masalah di lini belakang selalu menghambat The Gunners untuk meraih prestasi.

Dengan situasi seperti ini, keahlian Jose Mourinho akan sangat berguna bagi Arsenal. Pria berusia 56 tahun itu terbukti mahir dalam seni mengatur pertahanan.

Tim-tim asuhan Mourinho punya pertahanan yang bagus. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa lini belakang Arsenal akan jauh lebih baik jika Mourinho mengambil alih kursi kepelatihan di Emirates.

 

Sumber asli: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 30/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓