6 Catatan Unik Praveen / Melati Usai Sabet Gelar Juara Prancis Terbuka 2019

Oleh Yus Mei Sawitri pada 28 Okt 2019, 13:35 WIB
Diperbarui 28 Okt 2019, 14:15 WIB
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Paris - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, kembali membuktikan kualitasnya setelah menjuarai Prancis Terbuka 2019, di Stade Pierre de Coubertin, Minggu (27/10/2019). 

Gelar masuk genggaman Praveen/Melati setelah mengalahkan ganda nomor satu dunia asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Mereka menang setelah menjalani pertarungan alot tiga gim di final Prancis Terbuka 2019 dengan skor 22-24, 21-16, 21-12.

Bagi Praveen/Melati, ini adalah dua kemenangan beruntun atas Zheng/Huang. Sebelumnya, ganda campuran peringkat lima dunia itu menang 18-21, 21-16, 22-20 atas Zheng/Huang pada perempat final Denmark Terbuka 2019.

"Kemenangan ini pasti akan menambah kepercayaan diri kami ke depannya. Tetapi tetap, perjalanan masih panjang dan kami tidak boleh cepat puas," kata Praven dalam rilis dari PBSI.

Kemenangan itu menegaskan tren positif Praven/Melati yang sempat kesulitan meraih gelar sejak dipasangkan pada pertengahan tahun lalu. 

Apa saja catatan menarik di balik keberhasilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjuarai Prancis Terbuka 2019? Berikut enam di antaranya.

2 dari 7 halaman

1. Back to Back Gelar

Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil menjuarai Prancis Terbuka 2019, setelah mengalahkan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dengan skor 22-24, 21-16, 21-12 dalam laga final di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Minggu (27/10/2019). (dok. PBSI)

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti membuktikan diri pantas semakin diperhitungkan dalam peta persaingan ganda campuran dunia. 

Mereka berhasil mencatatkan gelar back to back setelah menjuarai Prancis Terbuka 2019. Sebelumnya, Praveen/Melati juga menjadi kampiun pada Denmark Terbuka pada pekan lalu. 

Kedua turnamen Eropa tersebut sama-sama berlabel BWF Super 750. 

3 dari 7 halaman

2. Gelar Kedua Sejak Berpasangan

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (PBSI)

Praveen/Melati butuh hampir 1,5 tahun untuk meraih gelar pertama sejak dipasangkan pada tahun lalu. Gelar pertama mereka diraih pada ajang Denmark Terbuka 2019, pekan lalu. 

Ternyata, mereka tak butuh waktu lama untuk meraih titel keduanya. Sepekan berselang, mereka juara di Prancis Terbuka 2019. 

 

4 dari 7 halaman

3. Kalahkan Ganda Campuran Terbaik Dunia dalam 2 Turnamen Beruntun

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti bersama ganda China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong di podium Prancis Terbuka 2019, Minggu (27/10/2019). (PBSI)

Praveen/Melati menorehkan catatan istimewa saat menjuarai Prancis Terbuka 2019. Mereka bukan hanya menjuarai dua turnamen beruntun, tapi juga dua kali berturut-turut mengalahkan ganda nomor satu dunia asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. 

Di Denmark Terbuka 2019, Praveen/Melati berhasil menyingkirkan Zheng/Huang pada babak perempat final, sedangkan kali ini mereka kembali memenangi duel atas pasangan China itu di partai final. 

5 dari 7 halaman

4. Lolos ke BWF World Tour Finals 2019

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (PBSI)

Kemenangan pada Prancis Terbuka 2019 mengantar Praveen/Melati lolos ke BWF World Tour Finals 2019. Secara hitung-hitungan poin mereka sudah lolos ke turnamen bergengsi penutup tahun itu. 

 

6 dari 7 halaman

5. Hadiah Ulang Tahun untuk Melati

Praveen Jordan - Melati Daeva Oktavianti - Prancis Terbuka 2019
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada Prancis Terbuka 2019. (dok. PBSI)

Melati Daeva Oktavianti merayakan ulang tahun ke-25 pada Sabtu, 26 Oktober 2019 atau satu hari sebelum laga final. 

Kemenangan di Prancis Terbuka tersebut menjadi hadiah ulang tahun yang indah bagi pemain kelahiran Serang, Jawa Barat tersebut. 

7 dari 7 halaman

6. Sinyal Positif Menuju Olimpiade 2020

Keberhasilan Praveen/Melati menjuarai Prancis Terbuka 2019 menjadi sinyal positif bagi tim Indonesia menghadapi Olimpiade 2020. 

Jika bisa menjaga konsistensi permainan dan prestasi, Praveen/Melati bisa menjadi andalan Indonesia untuk merebut medali emas pada Olimpiade 2020 di Jepang. 

Hingga saat ini sektor ganda putra masih menjadi tumpuan Indonesia untuk meraih emas Olimpiade 2020. 

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri/Yus Mei Sawitri, published 28/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Georgina Rodriguez Jadi Tukang Cukur Dadakan Demi Ronaldo