Messi Curhat soal Koleksi Trofi dan Ambisinya Jadi Juara Piala Dunia

Oleh Liputan6.com pada 27 Okt 2019, 08:20 WIB
Diperbarui 27 Okt 2019, 08:20 WIB
Wajah Lesu Messi Usai Argentina Dihajar Brasil
Perbesar
Penyerang Argentina Lionel Messi memegang kepalanya saat meninggalkan lapangan usai kalah dari Brasil dalam semifinal Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, Selasa (2/7/2019). Brasil lolos ke final Copa America 2019 setelah mengalahkan Argentina 2-0. (AP Photo/Nelson Antoine)

Liputan6.com, Barcelona - Bintang Barcelona Lionel Messi menegaskan dirinya tak akan mau menukar apa pun yang pernah ia menangkan hanya agar bisa jadi juara Piala Dunia bersama Argentina.

Messi sudah meraih hampir segalanya sebagai pesepakbola profesional. Di level klub, bersama Barcelona, ia sudah mengoleksi puluhan trofi juara.

Entah itu di level domestik maupun di Eropa. Berbagai penghargaan individual pun juga telah disabet pemain berusia 32 tahun ini.

Sayangnya, Messi bapuk di level internasional. Ia tak pernah bisa membantu tim Tango memenangi apa pun di level dunia.

Sejauh ini, Messi paling banter cuma bisa membawa Argentina jadi runner up di Piala Dunia. Hal itu terjadi pada Piala Dunia 2014 silam.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Bersyukur

Penyerang Barcelona, Lionel Messi.
Perbesar
Lionel Messi mengalami cedera pangkal paha saat Barcelona menang 2-1 atas Villarreal pada laga pekan keenam La Liga Spanyol, di Camp Nou, Selasa (24/9/2019) malam waktu setempat. (AFP/Lluis Gene)

Termasuk di Piala Dunia 2014, Messi sudah empat kali membawa timnya melaju ke final sebuah turnamen internasional. Namun ia selalu disapa kekalahan.

Messi mengaku ia sebenarnya ingin juara dunia. Namun sekarang ia mengaku bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan kepadanya dan tak akan mengeluh jika tak bisa memenangi trofi bergengsi tersebut.

"Saya akan senang menjadi juara dunia," kata Messi kepada TyC Sports.

"Tetapi saya tidak berpikir saya akan mengubah apa pun dalam karier saya agar menjadi seorang juara dunia. Ini adalah apa yang diberikan kepada saya, apa yang diberikan Tuhan kepada saya," serunya.

"Saya tidak bisa memimpikan semua yang saya alami setelah itu. Itu jauh lebih besar dari apa pun yang bisa saya bayangkan," ujar Messi.

3 dari 3 halaman

Nomor Dua

Lionel Messi gagal membawa Argentina ke final Copa America 2019 usai dikalahkan Brasil pada laga semifinal. Argentina kalah 2-0, Rabu (3/7/2019) di Belo Horizonte. © AP PhotoSebelumnya, Lionel Messi dianggap tidak layak menyandang status pemain terbaik di dunia karena masih belum mendapatkan satu trofi: Piala Dunia. Tanpa trofi tersebut, Messi akan selalu jadi nomor dua.

"Ia [Messi] adalah pemain yang sangat bagus, tetapi Anda tidak bisa menjadi terbaik di dunia, apalagi dalam sejarah, jika Anda adalah orang Argentina dan masih belum meraih trofi Piala Dunia," tutur eks pelatih Madrid, Hector Camacho.

"Tidak, tanpa Piala Dunia, Messi tidak bisa jadi yang terbaik," sambung Camacho.

"Piala Dunia adalah yang terbaik yang bisa anda berikan dan rakyat Argentina akan selalu menuntut itu," pungkasnya.

Lionel Messi sejauh ini telah mengoleksi 34 trofi juara bersama Barcelona. Empat di antaranya adalah trofi Liga Champions dan 10 trofi LaLiga.

Sumber: TyC Sports

Disadur dari: Bola.net (penulis Dimas Ardi Prasetya, published 26/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓