Pesan Presiden Jokowi ke Menpora: Sepak Bolanya, Pak!

Oleh Bogi Triyadi pada 23 Okt 2019, 09:28 WIB
Zainudin Amali dan Budi Karya Sumadi tiba di Istana jelang pengumuman kabinet Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Zainudin Amali resmi masuk kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. Politisi Partai Golkar tersebut dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Penunjukan Zainudin Amali disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Ia hadir dalam pengumuman tersebut.

"Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Presiden Jokowi yang langsung direspon Zainudin Amali dengan berdiri saat namanya disebut.

Tidak sampai disitu, Presiden Jokowi juga memberikan pesan khusus kepada Zainudin Amali. "Jangan lupa sepak bolanya, pak," ucap Presiden Jokowi. 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 of 3

Timnas Indonesia Terpuruk

Timnas Indonesia Vs Malaysia
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, tampak lesu usai ditaklukkan Malaysia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Kamis (5/9). Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Indonesia tengah terpuruk. Skuat racikan Simon McMenemy menelan empat kekalahan beruntun dalam putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, 5 September lalu. Setelah itu, Skuat Garuda dibantai Thailand dengan tiga gol tanpa balas di tempat yang sama lima hari kemudian.

Bermain tandang, Timnas Indonesia dihajar Uni Emirat Arab dengan skor 0-5. Setelah itu, giliran Vietnam yang mempermalukan Timnas Indonesia 1-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 15 Oktober lalu.

 

3 of 3

Meningkatkan Prestasi

Dalam pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2019), Zainudin Amali mengaku sudah berdiskusi dengan Presiden Jokowi tengan pengembangan SDM dan peningkatan prestasi di bidang olahara. "Kita bangsa besar, tetapi jumlah yang besar belum bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan SDM terutama kreativitas anak muda kita," kata pria kelahiran Gorontalo, 16 Maret 1962 silam, it.

"Tentu juga bidang olahraga yang masih harus dorong untuk berprestasi di tingkat internasional, regional. Kita ini prihatin, bangsa yang besar tapi tidak sebanding [prestasi olahraganya]," tambahnya.

Selain itu, Zainudin Amali juga diminta untuk menyiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan berlangsung di Papua. "Mengembangkan prestasi dan menghadapi PON 2020," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by