Sukses

3 Pelatih Asing yang Memiliki Kapasitas Menggantikan Simon McMenemy di Timnas Indonesia

Siapa saja pelatih asing yang berpeluang menggantikan Simon McMenemy di Timnas Indonesia?

Jakarta - Posisi Simon McMenemy sebagai pelatih terancam menyusl keterpurukan Timnas Indonesia di Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Juru taktik asal Skotlandia itu dianggap gagal total dan layak diganti sosok lain.

Timnas Indonesia menelan empat kekalahan beruntun. Ini menjadi catatan terburuk yang pernah dialami pasukan Garuda dalam satu dekade terakhir.

Kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan karena menghadapi negara-negara Asia Tenggara. Wajar bila publik murka dan meminta federasi untuk bertindak tegas terhadap Simon McMenemy.

Situasi itu lantas membuat nama-nama kandidat pengganti Simon McMenemy bermunculan. Beberapa pelatih impor yang sudah berkarier di Indonesia layak untuk diberi kesempatan.

Selain masih terjangkau dalam urusan upah, pelatih asing tersebut sudah mengenal karakteristik sepak bola Indonesia. Ini yang menjadi nilai plus dan dianggap bisa menjadi keuntungan buat Timnas Indonesia.

Berikut ini tiga pelatih asing yang berkualitas dan dianggap layak menggantikan Simon McMenemy di Timnas Indonesia:

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Mario Gomez (Borneo FC)

Meski belum genap dua musim berakhir di Indonesia, Mario Gomez sudah mampu membuktikan kualitasnya. Pelatih asal Argentina itu berhasil mengantarkan Persib Bandung finis di peringkat keempat pada Liga 1 2018.

Musim ini, Gomes memiliki kinerja apik dengan menyulap Borneo FC sebagai tim kuda hitam. Klub berjulukan Pesut Etam itu mampu berada di tiga besar klasemen sementara Shopee Liga 1 2019.

Mario Gomez memang belum punya pengalaman menukangi timnas. Namun, catatan kariernya sudah cukup mumpuni karena pernah menjadi asisten di Valencia, Inter Milan, dan mempersembahkan banyak trofi di klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim.

3 dari 4 halaman

Stefano Cugurra Teco (Bali United)

Stefano Cugurra Teco tentu sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia. Pelatih asal Brasil itu memulai kariernya di Indonesia pada 2017 bersama Persija Jakarta.

Pada musim perdananya, Teco mampu mengantarkan Persija finis di peringkat keempat. Semusim berselang, berkat tangan dinginnya Macan Kemayoran merengkuh gelar Liga 1 2018.

Kini, Stefano Cugurra Teco berkarier di Bali United. Bersama pelatih berusia 45 tahun itu, Serdadu Tridatu sukses memuncaki klasemen sementara Shopee Liga 1 2019.

4 dari 4 halaman

Jacksn F. Tiago (Persipura Jayapura)

Kalau ukurannya yang paling layak, PSSI wajib mencoba kembali Jacksen F. Tiago. Selain sudah berpengalaman sebagai pemain, Jacksen bisa dibilang menjadi salah seorang pelatih asing tersukses di Indonesia.

Jacksen Tiago pernah membawa Persipura Jayapura merengkuh tiga gelar liga. Selain itu, Jacksen juga pernah beberapa bulan menjadi pelatih interim Timnas Indonesia.

Sudah saatnya PSSI kembali merekomendasikan pelatih asal Brasil tersebut. Jacksen adalah sosok pelatih berwibawa yang sudah mengerti dan paham kultur sepak bola Indonesia sehingga tak akan kesulitan beradaptasi dengan pemain.

Disadur dari Bola.com (Penulis Zulfirdaus Harahap/ Editor Aning Jati, Published 22/10/2019)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.