Pioli, Sosok yang Tepat Bangkitkan AC Milan?

Oleh Thomas pada 21 Okt 2019, 17:15 WIB
Logo dan ilustrasi AC Milan

Liputan6.com, Jakarta- AC Milan terpuruk di awal musim 2019-2020. I Rossoneri sampai-sampai sudah harus mengganti pelatih setelah Liga Italia Serie A memainkan tujuh pertandingan.

Marco Giampaolo dipecat dari jabatannya karena AC Milan menelan empat kekalahan dari tujuh pertandingan yang dilakoni. Sebagai pengganti, Il Diavolo Rosso menunjuk Stefano Pioli untuk menangani Hakan Calhanoglu dan kawan-kawan.

Pioli melakoni debut sebagai arsitek AC Milan akhir pekan kemarin saat melawan Lecce di kandang sendiri, San Siro. Sayangnya AC Milan kembali meraih hasil negatif.

Sempat unggul dua kali, AC Milan dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Lecce. AC Milan unggul lebih dahulu melalui Hakan Calhanoglu di menit 20. Lecce membalas lewat Khouma Babacar pada menit 62. Krzysztof Piatek kembali membawa AC Milan unggul di menit 81.

Sayangnya kemenangan ini tidak bisa dipertahankan dengan baik. Pada menit 90, Lecce bisa menyamakan skor berkat gol Marco Calderoni.

Walau tak bisa memberikan tiga angka, debut Pioli ini setidaknya jauh lebih baik ketimbang pendahulunya. Debut Giampaolo berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Udinese.

"Saya lihat hal positif, tapi harusnya kita menutup laga ini lebih awal," kata Pioli kepada Sky Sports usai pertandingan seperti dilansir Footall Italia.

Tampil di depan publik sendiri, Pioli sebenarnya sempat membangkitkan harapan tifosi Rossoneri. Sebab permainan skuat Merah-Hitam sama sekali berbeda dari saat masih ditangani Giampoli. Dua gol yang lahir menjadi buah dari permainan terbuka AC Milan saat ini.

"Saya sedikit mengalami kesulitan dengan pemain yang dulu bermain bersama saya, Babacar dan Calderoni. Sayang sekali, ada hal positif di sana tapi kami keinginan kami untuk menang tidak kesampaian karena kesalahan yang kami lakukan," beber Pioli.

"Saya melihat gerakan bagus, kualitas, dan semangat, tapi jika Anda bermain terbuka, Anda bisa mendapat kejutan yang menjijikkan di akhir laga ," ujar mantan pelatih Inter Milan itu.

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

 

 

2 of 3

Dukungan Pemain

Inter Milan
Stefano Pioli yakin Inter menang lawan AC Milan. (AFP / MIGUEL MEDINA)

Para pemain AC Milan sendiri sangat menyambut positif kedatangan Pioli. Bek Theo Hernandez antusias dilatih oleh Pioli di sisa musim 2019-2020.

"Kami sekarang memiliki pelatih yang saya anggap sangat baik dan saya yakin kami akan melakukannya dengan baik bersama. Saya tidak kenal dia sebelumnya, tapi dia suka bermain sepak bola yang bagus dan memiliki ide yang jelas," tutur Hernandez kepada Sky Sport Italia.

AC Milan saat ini terpuruk di urutan 12 dengan cuma mendapat 10 poin dari delapan pertandingan. Ini menjadi start terburuk AC Milan 2012-2013. Walau demikian, AC Milan tetap pede bisa meraih target finis keempat di Liga Italia agar bisa kembali berlaga di Liga Champions.

"Saya percaya AC Milan bisa finis di empat besar karena kami memiliki skuat untuk dapat berada di sana. Kami memiliki tim hebat untuk bersaing mendapatkan tempat di Liga Champions. Tapi kami juga perlu menempatkan hati dan jiwa kami di lapangan, dimulai dari Lecce," tegas Hernandez.

3 of 3

Target Liga Champions

AC Milan Vs Lecce
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, memberikan instruksi saat melawan Lecce pada laga Serie A Italia di Stadion San Siro, Milan, Minggu (20/10). Kedua klub bermain imbang 2-2. (AFP/Miguel Medina)

AC Milan menargetkan finis empat besar karena sudah lama sekali absen bermain di Liga Champions. Terakhir kali AC Milan main di Liga Champions di musim 2013-2014.

Dalam dua musim terakhir, AC Milan hanya berlaga di kompetisi antar klub kasta kedua, Liga Europa.

Lanjutkan Membaca ↓