MotoGP Thailand: Marquez Sempat Sulit Bernapas Usai Kecelakaan

Oleh Rizki Hidayat pada 05 Okt 2019, 08:50 WIB
Diperbarui 05 Okt 2019, 09:17 WIB
Marc Marquez

Buriram- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, terkena kecelakaan hebat saat latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Thailand. Kecelakaan tersebut membuat Marquez sempat kesulitan bernapas.

Pembalap asal Spanyol itu terlempar dari motornya menjelang akhir sesi latihan bebas pertama MotoGP Thailand di Chang International Circuit, Jumat (4/10/2019) pagi WIB.

Insiden itu terjadi ketika Marc Marquez hendak memasuki Tikungan 7. Motor RC213V yang dikendarai Marquez beberapa kali berputar di udara dan mengalami kerusakan parah.

Sementara itu, sang pembalap meluncur ke gravel dan terdiam beberapa saat sambil berlutut. Dia pun langsung mendapatkan perawatan dari tim medis, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Meski mengalami kecelakaan hebat serta merasakan sakit pada kaki dan punggungnya, Marc Marquez tetap mengikuti latihan bebas kedua MotoGP Thailand. Dia berhasil mencatatkan waktu terbaik keenam, dan hanya terpaut 0,487 detik dari Fabio Quartararo yang tampil tercepat.

"Sekitar lima detik saya tidak bisa bernapas. Untuk alasan itu saya (tetap) di aspal, di gravel. Itu hanya lima detik, tetapi bagi saya itu seperti 20 detik," ujar Marquez.

"Itu adalah dampak besar dan memang benar selangkah demi selangkah, (saya) menjadi lebih baik dan lebih baik, dan ketika saya tiba di pusat medis sirkuit, saya dalam keadaan baik-baik saja," lanjut Marc Marquez.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.

2 dari 3 halaman

Semakin Membaik

Marc Marquez
Marc Marquez harus mendapatkan bantuan dari marshal (petugas balapan) menuju podium karena motor yang ditungganginya kehabisan bensin setelah finis di MotoGP Inggris 2019. (AFP/ Adrian Dennis)

Marc Marquez mengakui jika kondisinya saat ini semakin membaik. Kendati begitu, insiden pada latihan bebas kedua MotoGP Thailand akan selalu diingatnya.

"Saya sepenuhnya mengerti, para dokter mencoba untuk mengelola situasi dengan cara terbaik dan mereka bersiap untuk melakukan pemindaian mendalam (untuk memeriksa) semua hal, dan kami pergi ke rumah sakit," papar Marquez.

"Tetapi yang paling penting adalah saya saya baik-baik saja. Saya merasakan sakit di mana-mana, tetapi hal terpenting setelah kecelakaan itu adalah saya tidak bisa bernapas dengan baik. Ini adalah masalah utama," jelas pembalap asal Spanyol tersebut.

3 dari 3 halaman

Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP

Selebrasi Nyeleneh Marc Marquez di MotoGP
Marc Marquez menjulurkan lidahnya sembari memperlihatkan 10 jarinya sebagai simbol kemenangannya yang kesepuluh di di Sirkuit Sachsenring GP Jerman. (AFP/Tobias Schwarz)

Saat ini, Marc Marquez masih nyaman bercokol di puncak klasemen sementara pembalap dengan nilai 300. Dia unggul 98 poin atas Andrea Dovizioso yang berada di urutan kedua.

Marquez pun berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 di Chang International Circuit, Minggu (6/10/2019). Marc Marquez akan menjadi juara dunia, jika berhasil finis terdepan.

Skenario lainnya yang bisa membuat pembalap berusia 26 tahun itu meraih titel juara dunia MotoGP yang ketujuh adalah meraih podium dua atau tiga, sedangkan Dovizioso dibelakangnya.

Sumber: Autosport

Disadur dari Bola.com (Penulis Rizki Hidayat/ Editor Wiwig Prayugi, Published 04/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓