Masih Dibutuhkan MU, Beto Telat Gabung Timnas Indonesia

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 04 Okt 2019, 20:15 WIB
Diperbarui 04 Okt 2019, 21:17 WIB
Alberbto Goncalves

Jakarta - Timnas Indonesia harus menunggu hingga akhir pekan ini untuk kedatangan Alberto Goncalves. Pasalnya, pemain naturalisasi itu masih harus membela Madura United di Shopee Liga 1 2019.

Madura United akan meladeni perlawanan Persib Bandung pada laga pekan ke-22 Liga 1 2019. Pertandingan tersebut bakal bergulir di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan.

Beto, karib Alberto dipanggil, menjadi satu dari 25 pemain yang mendapat pemanggilan dari pelatih Simon McMenemy ke timnas Indonesia untuk dua partai putaran kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Saat ini Timnas Indonesia telah berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), sebagai persiapan menantang UEA pada matchday ketiga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Partai itu akan digelar di Stadion Al Maktoum pada 10 Oktober 2019.

"Saya bermain bagi Madura United lebih dulu untuk melawan Persib, baru bergabung dengan timnas Indonesia pada 6 Oktober 2019," kata Beto kepada Bola.com.

2 of 2

4 Pemain Madura United Dipanggil Timnas Indonesia

Alberto Goncalves dan Andik Vermansah
Pemain Timnas Indonesia, Beto Goncalves dan Andik Vermansah, merayakan kemenangan atas Timor Leste pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Selasa (13/11). Indonesia menang 3-1 atas Timor Leste. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kesepakatan antara PSSI dengan Madura United menghasilkan Beto bertahan di tim berjulukan Laskar Sape Kerrab tersebut.

Pasalnya, Madura United mengirim empat pemain sekaligus ke timnas Indonesia. Selain Beto, Muhammad Ridho Djazulie, Zulfiandi, dan Andik Vermansah juga dipanggil untuk dua partai Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Selain Beto, tiga pemain Madura United lain sudah berada di UEA bersama Tim Garuda.

Sejauh ini Beto adalah pemain tersubur Madura United di Liga 1 2019. Penyerang berusia 38 tahun tersebut telah mengumpulkan 12 gol dari 18 penampilan.

Disadur dari Bola.com (penulis M Adiyaksa, editor Aning J, published 4/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓