Legenda Liverpool Sebut Kualitas Duel MU Vs Arsenal seperti Tim Medioker

Oleh Liputan6.com pada 01 Okt 2019, 11:20 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 11:20 WIB
Manchester United Vs Arsenal
Perbesar
Kapten Manchester United, Ashley Young, berusaha melewati bek Arsenal, Sead Kolasinac, pada laga Premier League di Stadion Manchester United, Senin (30/1). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) hanya bisa bermain imbang 1-1 kala menjamu Arsenal pada pekan ke-7 Premier League 2019/20, Selasa (1/10/2019) dini hari WIB. Hasil imbang itu cukup adil bagi kedua tim yang sudah mencoba menciptakan sejumlah peluang.

Sayangnya, pertandingan itu dianggap tidak bisa memuaskan fans kedua tim, bahkan penonton netral. Duel MU versus Arsenal tak lagi panas seperti beberapa tahun silam, ketika dua tim tersebut merupakan tim-tim terkuat di Premier League.

Baik MU maupun Arsenal sama-sama mengalami kemerosotan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juga sedang berusaha bangkit, MU bersama Ole Gunnar Solskjaer dan Arsenal mengharapkan Unai Emery.

Sebab itu, duel dini hari tadi terasa tidak sepanas biasanya. Pandangan di atas disampaikan oleh analis Sky Sports, Jamie Carragher.

Dia tahu bahwa Arsenal dan MU pernah terikat dalam rivalitas sengit, Arsenal juga tak pernah menang di Old Trafford. Namun, kali ini duel mereka terasa biasa saja.

"Saya kira ini adalah pertandingan di mana kedua tim memasuki pertandingan dengan gagasan bisa menang. Kita tahu Arsenal memiliki rekor buruk di Old Trafford. Jika mereka ingin mengalahkan MU, seharusnya malam ini kesempatan terbaik," jelas Carragher.

"Saya setuju dengan Roy [Keane] dalam hal kualitas pertandingan. Saya kira baik Arsenal maupun MU berada di peringkat kedelapan dan ke-11 sebelum pertandingan."

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Duel Tim Papan Tengah

Manchester United Vs Arsenal
Perbesar
Pelatih Arsenal, Unai Emery dan pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, pada laga Premier League di Stadion Manchester United, Senin (30/1). Kedua tim bermain imbang 1-1. (AP/Dave Thompson)

"Mereka memang tampak seperti tim kedelapan dan kesebelas terbaik di Premier League," sambungnya.

Carragher tahu sebenarnya Arsenal dan MU lebih baik dari itu. Namun, buruknya kualitas pertandingan dini hari tadi sudah cukup menjelaskan situasi sebenarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kualitas Menurun

"Kita tahu mereka lebih baik dari itu. Kita tahu mereka tidak layak berada di papan tengah. Namun, malam ini menegaskan pertandingan yang buruk dalam hal kualitas," tutur Carragher.

"Satu tim yang bakal senang dengan hasil malam ini adalah Chelsea. Saya kira Chelsea bakal kesulitan menembus empat besar, tapi mereka jelas lebih berkualitas dari dua tim ini," bebernya.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari Bola.net (Richard Andreas, published 1/10/2019)

Lanjutkan Membaca ↓