Liga Italia Jadi Panggung Baru Franck Ribery

Oleh Aditya Wicaksono pada 01 Okt 2019, 07:15 WIB
FOTO: Dengan Jersey Nomor 7, Franck Ribery Sapa Suporter Fiorentina

Florence - Franck Ribery memutuskan melanjutkan kariernya di Liga Italia Serie A bersama Fiorentina. Di usia 36 tahun, banyak yang mengira kalau gelandang asal Prancis itu hanya akan bersenang-senang hingga kariernya berakhir.

Namun, bukan hal tersebut yang terlihat ketika Franck Ribery tampil membela Fiorentina pada laga melawan AC Milan. Ribery menunjukkan kelasnya sebagai bintang dunia.

Ia memberi inspirasi terhadap permainan Fiorentina. Bukan hanya suporter Fiorentina yang terangah dengan penampilan Fiorentina, tetapi juga suporter AC Milan.

Tidak heran, Ribery mendapat sambutan luar biasa ketika pertandingan berakhir. Ribery membuktikan kalau Serie A bukanlah tempat untuk pemain bintang yang berada di pengujung karier.

Franck Ribery membuktikan kalau Serie A adalah kompetisi yang masih memberikan kesempatan kepada para pemain yang dianggap sudah habis. Setidaknya, Ribery bisa membuktikan kalau ia mendapatkan tempat untuk membuktikan kemampuannya belum habis.

 

2 of 2

Bersinar Bersama Cristiano Ronaldo

Fiorentina - Franck Ribery
Pemain Fiorentina, Franck Ribery. (dok. Fiorentina)

Kehadiran Franck Ribery bersama Cristiano Ronaldo membuat Serie A kembali disebut sebagai satu di antara kompetisi terbaik di dunia. Ribery dan Ronaldo berhasil menggabungkan aspek kualitas dan pengalaman menjadi performa yang memikat.

Ribery bisa dianggap sebagai duta dari Serie A. Saat Bayern Munchen tak lagi percaya dengan kemampuan Ribery, ia membuktikan kalau dirinya masih bisa bersaing dengan para pemain.

Ribery tak tergiur dengan tawaran uang berlimpah dari Timur Tengah, China dan Amerika Serikat. Baginya, menemukan tantangan adalah hal yang lebih penting bagi pesepak bola.

Mungkin, itu juga yang dirasakan Cristiano Ronaldo ketika memutuskan untuk pindah ke Juventus saat banyak yang meyakini kalau kariernya akan segera berakhir.

Disadur Bola.com (Penulis Aditya Wicaksono / Editor Yus Mei Sawitri, Published 30/09/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by