Juara Korea Terbuka 2019, Fajar / Rian Belum Puas

Oleh Yus Mei Sawitri pada 29 Sep 2019, 20:45 WIB
Diperbarui 29 Sep 2019, 20:45 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Perbesar
Ekspresi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto setelah menjuarai Korea Terbuka 2019, Minggu (29/9/2019). (PBSI)

Seoul - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, berhasil meraih gelar juara Korea Terbuka 2019 setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 21-16, 21-17, Minggu (29/9/2019). 

“Alhamdulillah bersyukur bisa menang hari ini di sini. Semoga ke depan kami bisa konsisten,” kata Fajar, melalui rilis dari PBSI. 

Rian menyatakan tak menyangka bisa merampungkan pertandingan final Korea Terbuka 2019 dengan cukup cepat, hanya dalam dua gim. Awalnya, dia menyangka bakal menghadapi perlawanan lebih sengit dari Kamura/Sonoda. 

“Bersyukur bisa menang. Semoga kami tidak cepat puas karena setelah ini masih banyak turnamen yang harus kami jalani. Setelah pertandingan ini selesai, kami bukan juara lagi, harus berusaha lagi, latihan lagi. Tadi juga kami sebenarnya tidak menyangka bisa menang straight game karena mereka bukan lawan yang mudah,” timpal Rian.

Sempat tertinggal di awal game partama, tak menyurutkan langkah Fajar/Rian untuk terus mengejar poin dari lawan. Mereka berhasil unggul dengan skor 21-16.

Masuk ke game kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Namun Fajar/Rian kerap memimpin poin atas lawan. Mereka akhirnya berhasil melesat meninggalkan lawan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-17.

“Hari ini kami lebih percaya diri, lebih siap dan fokus apalagi habis menang atas mereka (di China Open 2019),” ujar Rian, mengenai resep kemenangan di final Korea Terbuka 2019

 

2 dari 2 halaman

Pujian Kamura / Sonoda

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Perbesar
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berfoto bersama ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, setelah final Korea Terbuka 2019, Minggu (29/9/2019). (PBSI)

Fajar/Rian juga mendapat pujian dari lawan mereka, Kamura/Sonoda. Mereka mengatakan penampilan Fajar/Rian semakin meningkat dibanding pertemuan sebelumnya.

Pertemuan terakhir mereka terjadi di China Open 2019. Saat itu Fajar/Rian juga menang dengan skor 23-21, 22-20.

“Khususnya (Muhammad Rian) Ardianto, kali ini dia main lebih cepat dan kuat dibanding sebelumnya,” kata Sonoda.

Kemenangan di Korea Terbuka 2019 merupakan gelar kedua Fajar/Rian pada tahun ini. Sebelumnya sudah mengantongi titel dari Swiss Terbuka 2019. 

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri / Aditya Wicaksono)

Lanjutkan Membaca ↓