Kehidupan Asmara Juan Mata Terganggu Gara-Gara MU Terpuruk

Oleh Windi.Wicaksono pada 28 Sep 2019, 18:02 WIB
Diperbarui 30 Sep 2019, 07:14 WIB
Manchester United, Premier League, Alexis Sanches

Liputan6.com, Manchester - Gelandang Manchester United (MU), Juan Mata, mengakui, performa buruk timnya sejauh ini turut berdampak kepada kehidupan pribadinya.

Juan Mata bergabung dengan MU pada 2014 setelah dia meninggalkan Chelsea, yang notabenenya merupakan rival Setan Merah di kompetisi Liga Inggris.

Dia salah satu pemain favorit fans MU. Namun, musim ini sangat sulit bagi pemain berpaspor Spanyol tersebut. Menurut dia, keluarganya ikut menderita akibat hasil- hasil minor yang diraih pasukan Ole Gunnar Solskjaer.

"Orang-orang mengatakan, 'Anda tidak bisa mengeluh, Anda bermain sepak bola, tekanan selalu untuk orang-orang yang hidup dari sini'. Tentu saja saya mengerti itu," kata Juan Mata, seperti dilansir The Times.

"Tetapi hasil pertandingan menentukan hidup saya, suasana hati saya, hari-hari saya, dan hubungan saya," ungkap pemain berusia 31 tahun ini.

2 of 3

Minta Maaf

Sevilla, Manchester United, Liga Champions
Gelandang Manchester United (MU), Juan Mata, menyadari tekanan berat bagi pesepak bola. (AP/Miguel Morenatti)

Juan Mata kerap membawa hasil buruk yang diperoleh MU ke dalam kehidupan pribadinya. Keluarganya harus mencoba memahami emosi Juan Mata usai hasil- hasil minor yang didapat MU.

"Sulit untuk pacar saya. Saya minta maaf padanya. Dan untuk keluargaku. Saya tidak bicara karena saya marah," bebernya.

3 of 3

Peringkat Ke-8

Sekarang MU menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020. Setan Merah baru mendulang delapan poin dari enam pertandingan.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓