Tottenham Ditekuk Tim Gurem, Pochettino: Inilah Indahnya Sepak Bola

Oleh Marco Tampubolon pada 25 Sep 2019, 16:00 WIB
Tottenham Hotspur saat bertemu Colchester di Piala Liga Inggris 2019/2020

Liputan6.com, Colchester - Tottenham Hotspur secara mengejutkan tersingkir dari ajang Piala Liga musim ini. Langkah Spurs terhenti di babak ketiga setelah dipermalukan tim tim League Two, Colchester, Selasa (25/9/2019). Bermain imbang 0-0 sepanjang babak normal, Spurs kalah adu penalti 3-4. 

Di babak tos-tosan, dua penendang Tottenham, Christian Eriksen dan Lucas Moura, gagal menuntaskan misinya. Tendangan Eriksen mampu dipatahkan, sedangkan Moura hanya membentur mistar gawang. Kemenangan Colchester akhirnya ditentukan lewat Tom Lapslie. Gol yang dilesakkannya disambut serbuan fans Colchester ke tengah lapangan.

Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, nyaris tidak percaya dengan kekalahan timnya. Apalagi ini merupakan kali pertama di ajang domestik, timnya dikalahkan tim dari level lebih rendah.

"Colchester tampil fantastis, ini pertandingan sulit. Kami sangat kecewa, kami tidak bisa mencetak gol selama 90 menit," kata Pochettino. "Itulah indahnya kompetisi, apapun selalu bisa terjadi. Kami ingin melangkah lebih jauh, tapi kami tersingkir," beber Pochettino.

Setelah finis di urutan kedua pada Liga Champions 2019/2020, Spurs sebenarnya ingin melangkah lebih mantap pada musim ini. Hanya saja, sampai saat ini penampilan Tottenham masih belum konsisten. Di ajang liga, Spurs telah menelan dua kekalahan. Dengan koleksi 8 poin dari enam pertandingan, Spurs masih berada di urutan ketujuh pada papan klasemen. 

 

2 of 2

Turunkan Pelapis

Pelatih Tottenham Hotspur,  Mauricio Pochettino
Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. (AFP Photo/Emmanuel Dunand)

Setelah lima musim menangani Spurs, Pochettino sebenarnya belum membawa timnya juara. Meski demikian, pelatih asal Argentina itu belum berniat meninggalkan Spurs. 

Hanya saja, musim ini konsentrasi Pochettino sempat terganggu beberapa rumor bursa transfer yang menyeret sejumlah pemain bintangnya, seperti Ericksen dan Harry Kane.

Meski kedua pemain tidak terbukti pergi, suasana di tim Spurs saat ini menjadi kurang padu. Setidaknya dua kali Spurs gagal mempertahankan keunggulannya seperti saat bertemu Arsenal dan Olympiakos. Dalam duel ini, Spurs sempat unggul 2 gol tapi gagal mempertahankannya hingga akhir laga dan harus rela bermain dengan skor imbang 2-2.

Pochettino sendiri kembali bereksperimen dengan melakukan 10 perubahan pada komposisi pemainnya ketika bertemu Colchester. Salah satunya dengan memberi kesempatan debut kepada pemain berusia 17 tahun, Troy Parrot dan Japhet Tanganga yang berusia 20 tahun. 

Sementara Eric Dier juga untuk kali pertama tampil pada musim ini mendampingi Dele Alli. 

Sayang, percobaan Pochettino tidak sesuai harapan. Para pemainnya kesulitan menembus pertahanan Colchester dan harus menyerah di babak adu penalti. Selanjutnya, dari divisi keempat Liga Inggris itu akan berhadapan dengan Crystal Palace pada laga selanjutnya. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓