Benzema Mulai Buktikan Diri Jadi Mesin Gol Real Madrid di La Liga

Oleh Liputan6.com pada 25 Sep 2019, 14:45 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 15:17 WIB
Striker Real Madrid, Karim Benzema (CRISTINA QUICLER / AFP)

Liputan6.com, Madrid - Estadio Ramon Sanchez Pizjuan menjadi saksi ketajaman Karim Benzema untuk Real Madrid. Sekali lagi, dia membuktikan diri sebagai striker yang bisa memikul beban tim. Los Blancos menang tipis 1-0 atas Sevilla di La Liga.

Benzema menghabiskan sembilan tahun dalam bayang-bayang Cristiano Ronaldo. Mulai musim kemarin, Benzema baru benar-benar menjadi dirinya sendiri usai Ronaldo angkat kaki ke Juventus.

Menurut Marca, musim ini Benzema berusaha menjaga level bermainnya pada La Liga 2018/19 lalu, yakni ketika dia mencetak 30 gol di semua kompetisi. Musim sebelumnya, 2017/18, Benzema hanya mencetak 12 gol di semua kompetisi - musim terburuknya.

Sekarang, Benzema kembali menjadi top scorer sementara Real Madrid dengan lima gol dalam lima pertandingan. Lebih dari itu, hampir semua gol Benzema merupakan gol penentu yang sangat membantu Madrid.

Jika bisa mempertahankan performa ini, Benzema bisa jadi bersaing untuk merebut Pichichi alias top scorer La Liga musim ini. Biasanya, hanya ada dua nama yang bersaing: Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Kini, itulah tantangan terbesar Benzema. Dia sudah diberi kebebasan menjadi striker utama Real Madrid, yang berarti Benzema akan lebih sering mencetak gol.

Urusan top scorer La Liga, musim terbaik Benzema ada pada 2013/14. Namun, sebaik-baiknya Benzema, dia masih tertinggal 14 gol dari Ronaldo.

2 of 3

Minimal 30 Gol

Real Madrid Vs Levante
Striker Real Madrid, Karim Benzema, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Levante pada laga La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (14/9). Madrid menang 3-2 atas Levante. (AFP/Curto De La Torre)

Pada kesempatan lain, dia tertinggal 40 gol. Benzema sudah 10 tahun membela Madrid dan selama itu tidak pernah ada peraih Pichichi dengan torehan di bawah 30 gol.

Artinya, Benzema wajib mencetak minimal 30 gol jika ingin bersaing. Musim terbaiknya ada pada 2015/16 lalu, dengan 24 gol. Namun, tetap saja jumlah itu tidak cukup menggulingkan Messi.

3 of 3

Tantangan Individual

Benzema memahami tantangan ini, tantangan individual yang dia hadapi. Perannya dalam tim Madrid juga bakal membantunya mencapai target tersebut.

Benzema sudah mencetak lima gol dan tidak ada alasan untuk berhenti. Dia akan terus menjadi andalan Madrid dalam urusan menjebol gawang lawan.

Sumber: Marca

Disadur dari Bola.net (Richard Andreas, published 25/9/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by