Demonstrasi Suporter Tidak Ganggu Rutinitas Solskjaer di MU

Oleh Marco Tampubolon pada 24 Sep 2019, 08:10 WIB
Diperbarui 26 Sep 2019, 07:13 WIB
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memberikan instruksi saat melawan Bournemouth pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (30/12). MU menang 4-1 atas Bournemouth. (AP/Martin Rickett)

Liputan6.com, Manchester - Kesabaran fans Manchester United (MU) sepertinya sudah habis terhadap Ole Gunnar Solskjaer. Kekalahan yang dialami Setan Merah dari West Ham United di Liga Inggris, Minggu (22/9/2019) seruan terhadap pemecetan Solskjaer semakin lantang terdengar. 

Seperti dilansir The Sun, MU kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas West Ham United. Dalam laga ini, Setan Merah dicukur dua gol tanpa balas. Ini menjadi kekalahan kedua yang diderita MU di pentas Liga Inggris musim ini. Sebelumnya, Setan Merah juga sempat kalah 1-2 saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford, 24 Agustus 2019 lalu. 

Sejumlah pengamat menyoroti kekalahan MU di markas West Ham. Alan Shearer bahkan tidak ragu menyebut permainan Setan Merah sangat buruk. Mantan pemain MU,, Roy Kane juga sangat khawatir dan ragu dengan perjalanan Setan Merah musim ini. Sedangkan eks pelatih MU, Jose Mourinho menilai tidak ada yang positif dari permainan Setan Merah. 

Kekalahan atas West Ham membuat MU semakin tertinggal di papan klasemen. Saat ini, MU baru mengoleksi 8 poin dari 6 laga atau terpaut 10 poin dari peringkat pertama, Liverpool.

Fans menilai waktu bagi Solskjaer sudah berakhir. Mereka kemudian mendesak agar sang pemilik Ed Woodward memecat pelatih asal Norwegia tersebut. Seruan ini semakin lantang terdengar usai pertandingan West Ham vs MU, Minggu (22/9/2019). Sejumlah pendukung Setan Merah melakukan demonstrasi dan menuntut Solskjaer meninggalkan jabatannya. 

"Ole out (Ole keluar)," teriak suporter MU di luar stadion London Stadium. 

 

 

 

2 of 3

Ferdinand Bela Solskjaer

West Ham Vs MU
Para pemain Manchester United tampak kecewa usai dikalahkan West Ham pada laga Premier League di Stadion London, London, Minggu (22/9). West Ham menang 2-0 atas MU. (AFP/Ian Kington)

Mantan bek MU, Rio Ferdinand, yang kebetulan melintas segera membuka kaca mobilnya.

"Ole keluar untuk apa?" katanya kepada suporter.

"Apakah kita akan terus mengganti manajer setiap pekan, apakah itu yang semua mau: dapat hasil buruk, Anda ganti (manajer)," kata Ferdinand membela Solskjaer. 

"Dua pekan lalu saya tidak melihat orang-orang berteriak Ole out. Dan sekarang semua berubah setelah dua pekan, ayolah kawan," teriak Ferdinand. 

 

3 of 3

Bertugas Seperti Biasa

Manchester United Tekuk Astana di Liga Europa
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memberi tepuk tangan pada akhir laga Grup L Liga Europa di Old Trafford, Manchester, Inggris Kamis (19/9/2019). Manchester United menang 1-0 atas Astana. (AP Photo/Dave Thompson)

Desakan ini ternyata tidak terlalu mempengaruhi Solskjaer. Mantan striker MU tersebut tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Ketimbang memikirkan masa depannya di MU, Solskjaer memilih untuk segera menemukan permasalahan yang menimpa pasukannya. 

Tidak butuh waktu lama. Pagi setelah kekalahan melawan West Ham, Solsksjaer sudah kembali menyambangi lokasi latihan Setan Merah di Carrington bersama kepala pelatih, Michael Carrick. Mereka berdua datang lebih awal sebelum para pemain hadir di lapangan. 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓