Alasan Marc Marquez Favorit Juara MotoGP Aragon 2019

Oleh Hesti Puji Lestari pada 18 Sep 2019, 07:15 WIB
Marc Marquez - MotoGP San Marino

Jakarta - Rider Repsol Honda Marc Marquez menjadi favorit kuat juara MotoGP Aragon 2019, Minggu (22/9/2019). Catatan Marquez sebagai pengoleksi kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut jadi salah satu alasannya.

Melansir Speedweek, sejak Aragon masuk dalam kalender MotoGP pada 2010, pembalap berusia 26 tahun itu berhasil menyabet empat kemenangan di sana.

Marquez mencatatkan kemenangan pada tahun 2013, 2016, 2017, dan 2018. Sementara legenda MotoGP, Casey Stoner, menyabet gelar juara di Aragon pada 2010 dan 2011, disusul Jorge Lorenzo pada 2014 dan 2015.

Dari data tersebut bisa dikatakan kalau Marquez jadi rider yang paling sukses di Aragon sejauh ini. Jadi bukan hal yang tidak mungkin kalau ia bisa kembali merengkuh kesuksesan kelimanya akhir pekan nanti.

Apalagi, Aragon diyakini memiliki karakteristik yang cocok dengan gaya membalap Marquez. Trek sepanjang 5.078 km itu termasuk sirkuit yang berlawanan dengan arah jarum jam. Baby Alien disebut akan sangat diuntungkan dengan kondisi ini.

 

2 of 2

Hanya Butuh 58 Poin

Selebrasi Nyeleneh Marc Marquez di MotoGP
Marc Marquez seolah hendak mencekik leher Fabio Quartararo (kiri) pebalap Petronas Yamaha SRT asal Prancisyang berhasil meraih posisi pertama dalam sesi kualifikasi pada GP Spanyol di Sirkuit Jerez de la Frontera. (AFP/Jorge Guerrero)

Marquez meraih kemenangan ketujuh pada MotoGP 2019 di Sikuit Misano pada Minggu (15/9/2019). Hasil tersebut membuat superioritas Marquez tidak terbendung.

Jika tak ada insiden mengejutkan, sulit rasanya menjegal laju Marquez menuju gelar juara dunia MotoGP musim 2019. Saat ini, Baby Alien kukuh di puncak klasemen sementara dengan raihan 275 poin.

Ia terpaut 93 poin dari Andrea Dovizioso yang bercokol di posisi kedua dengan 182 poin. Marquez hanya butuh maksimal 58 poin lagi untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP musim ini.

 

Sumber: Speedweek

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hesti Puji Lestari/Editor: Wiwig Prayugi, published 17/9/2019)

Lanjutkan Membaca ↓