Dibayangi Kabut Asap Karhutla, F1 GP Singapura Berlangsung Sesuai Jadwal

Oleh Hesti Puji Lestari pada 17 Sep 2019, 20:15 WIB
Lewis Hamilton, F1 GP Singapura

Jakarta - Balapan Formula 1 (F1) GP Singapura 2019 di Sirkuit Marina Bay hampir pasti tetap dilaksanakan sesuai jadwal di bawah ancaman kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia.

Seperti diketahui, pada Sabtu (14/9/2019), Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Singapura mencapai angka 112 akibat karhutla di Indonesia. Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat.

Kabar teranyar, Badan Lingkungan Hidup (NEA) Singapura kembali mengonfirmasi perihal kondisi asap yang tengah menyerang Singapura itu. Menurut NEA, per Minggu (16/9/2019), situasinya telah jauh membaik.

Kondisi tersebut tentu membawa angin segar bagi penyelenggaraan Formula 1 di Negeri Seribu Larangan itu pada 20-22 September mendatang. Pasalnya, beberapa waktu lalu, F1 GP Singapura sempat dikabarkan batal karena kabut asap yang menyelimuti sebagian besar wilayah tersebut.

Meski demikian, pelaksanaan F1 GP Singapura akhir pekan nanti akan dibekali dengan sederet sistem keamanan yang memadai. Direktur Singapore Tourism Board (STB) Jean Ng mengatakan, lembaga pemerintah Singapura akan bekerjasama dengan promotor F1 untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama balapan.

Masih melansir sumber yang sama, STB akan memantau kesehatan semua orang yang terlibat dalam gelaran F1 akhir pekan nanti, termasuk pengunjung, penonton, dan sukarelawan yang terlibat.

"Kami akan mempersiapkan keamanan yang memadai, termasuk perlengkapan dan obat jika situasi kabut berpotensi memburuk lagi," ujar Jean Ng.

 

2 of 2

Jenis Keamanan

Aktivitas Warga Singapura Saat Diselimuti Kabut Asap
Warga beraktivitas saat kabut asap menyelimuti kota Singapura (15/9/2019). Akibat kabut asap yang terjadi di kota tersebut membuat Grand Prix Formula 1 di Singapura pekan depan, 20-22 September 2019, terancam batal. (AFP Photo/Roslan Rahman)

Pihak terkait akan membekali penonton yang merasa tak enak badan dengan masker N95. Selain itu, ada pula informasi online yang bisa didapatkan secara cuma-cuma tentang potensi memburuknya kabut asap.

"Masker N95 akan diberikan kepada penonton yang merasa tidak enak badan. Masker itu akan tersedia di gerai-gerai dagang SGP di sekitar Taman Sirkuit," kata Jean Ng.

"Selain itu, untuk mengetahui informasi tentang kabut asap, penonton bisa mengakses informasinya secara online dan gratis di web GP dan STB Singapura," tambahnya.

Dengan sederet keamanan yang telah disiapkan, maka kemungkinan besar, F1 GP Singapura di Sirkuit Marina Bay akan tetap dilaksanakan.

 

Sumber: Channel News Asia

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hesti Puji Lestari/Editor: Wiwig Prayugi, published 17/9/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by