Timnas Indonesia Vs Thailand, Suporter Tamu Diberi Jatah 3.000 Tiket

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 08 Sep 2019, 23:52 WIB
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, saat mengunjungi Kantor Redaksi KLY. (Bola.com/Yoppy Renato)

Jakarta- PSSI memberikan jatah 3.000 tiket untuk suporter Timnas Thailand saat melawan Timnas Indonesia. Laga kedua Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia tersebut bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/10/2019).

"Masih sama seperti pertandingan melawan Malaysia. Kami sediakan 3.000 tiket sesuai aturan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Tisha menerangkan, kerusuhan suporter yang terjadi ketika Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia pada 5 September lalu tak membuat Thailand khawatir. Para pendukung tim berjulukan Changsuek itu tetap berniat untuk hadir.

Namun, soal berapa jumlah pendukung Thailand yang akan datang ke SUGBK, Tisha tak dapat memastikan.

"Komunikasi kami dengan Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) berjalan dengan baik," ujar Tisha.

"Pendukung Thailand akan datang dan mereka tetap memercayakan kami menjadi tuan rumah yang baik. Sekarang, kami mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional. Ayo, kami tunjukkan bersama-sama," imbuh Tisha.

Laga antara Timnas Indonesia kontra Thailand di SUGBK menjadi sangat penting bagi tim asuhan Simon McMenemy itu. Kehilangan tiga poin saat menjamu Malaysia dalam laga pertama membuat Tim Garuda wajib mengamankan poin dalam laga ini.

 

2 of 2

Timnas Indonesia Butuh Dukungan Suporter

Ratu Tisha mengharapkan suporter berbondong-bondong mendukung Timnas Indonesia agar dapat mengalahkan Thailand. Sebab, tim berjulukan Skuat Garuda ini membutuhkan poin penuh supaya terus bisa bersaing di Grup G mengingat poin yang masih nihil buntut kekalahan dari Malaysia.

Tisha menuturkan perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 masih panjang. Wanita berusia 33 tahun ini belajar dari penampilan Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 2019 di Vietnam.

Pasukan Fakhri Husasini itu begitu perkasa di babak penyisihan grup, namun rontok di babak semifinal dari Malaysia. "Memang, laga perdana dapat menentukan perjuangan ke depan. Tapi, ini tentang bagaimana kami finis. Seperti di Piala AFF U-18 2019," tutur Tisha.

"Ini bukan akhir, ini baru awal. Kami harus fokus melawan Thailand. Karena pada saat seperti inilah Timnas Indonesia butuh dukungan suporter," jelasnya.

Disadur dari Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa, Editor: Benediktus Gerendo, published 8/9/2019)

Lanjutkan Membaca ↓