'Revolusi Prancis' Manajer Real Madrid Gagalkan Ambisi Mourinho

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 08 Sep 2019, 19:50 WIB
Real Madrid

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid memiliki empat warga negara Prancis di skuat mereka. Bahkan, ada empat orang lainnya di staf teknis mereka, termasuk pelatih mereka, Zinedine Zidane.

Terkait dengan itu, seperti dilaporkan AS, Zidane kini tengah melakukan revolusi Prancis di Real Madrid. Salah satu pemain utamanya adalah Raphael Varane.

Bek ini telah dikaitkan dengan kepindahan ke beberapa klub selama bertahun-tahun, termasuk Manchester United (MU) pada 2016. Bahkan, tim Setan Merah saat itu sangat berambisimemboyong bek tengah itu.

Ketika itu, Jose Mourinho ditunjuk sebagai manajer di Old Trafford. Dan, di bursa transfer musim panas pertamanya, ia ingin membawa lagi Varane ke klub.

Sebelumnya, ahli taktik asal Portugal itu berhasil menangani Varane ketika dia bertugas di Santiago Bernabéu. Namun, manajer Real Madrid, Zidane, berhasil meyakinkan' rekansenegaranya untuk tidak meninggalkan raksasa La Liga.

2 of 3

Perekrutan Pertama

Pemain Manchester United (MU), Eric Bailly
Pemain Manchester United (MU), Eric Bailly mengalami cedera saat tampil melawan Tottenham Hotspur (Tony Ashby / AFP)

Musim panas itu, klub Liga Inggris itu, akhirnya mendatangkan Eric Bailly dari Villarreal. Meski pemain internasional Pantai Gading itu harus berjuang dengan cedera selama membela MU.

Bailly adalah penandatanganan pertama Mourinho selama menjabat dua setengah tahun manajer dengan juara Liga Inggris 20 kali tersebut.

3 of 3

Revolusi Prancis

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

Seperti diketahui, setelah melalui musim 2018/19 yang begitu mengecewakan, Real Madrid akhirnya mendatangkan Zidane sebagai pelatih kepala. Dia diminta memulai proyek besardalam menuntun klub memasuki era baru.

Mengutip Marca, Zidane menyebutnya sebagai 'Revolusi Prancis' ala Zidane, ketika dia kembali melatih Maret 2019 lalu. Tentu, riwayat positif Zidane sudah cukup berbicara.

"Kami akan mengubah banyak hal," kata Zidane. Namun, sekarang, setelah bursa transfer resmi ditutup, perubahan itu ternyata belum selesai sepenuhnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by