Klub 5 Liga Elite Eropa Setor Rp 70 Triliun di Bursa Transfer

Oleh Ario Yosia pada 06 Sep 2019, 07:15 WIB
Aksi Antoine Griezmann Saat Barcelona Tekuk Real Betis

Jakarta - Deloitte membeberkan aktivitas belanja klub lima kompetisi elite Eropa pada bursa transfer musim panas 2019. Menurut firma keuangan tersebut, klub kaya Eropa menyetor lima miliar pounds (sekitar Rp 70 triliun), melonjak dibanding tahun lalu yang hanya 800 juta pounds.

Klub-klub kontestan Premier League menghabiskan 1,41 miliar pounds di bursa transfer lalu. Aktivitas mereka terhenti pada 8 Agustus sesuai tenggat deadline yang dipatok FA Inggris.

Tim-tim papan atas Spanyol merogoh kocek tak kurang dari 1,24 miliar pounds. Angka tersebut dua kali lipat mengeluaran pada 2017.

Klub-klub di Serie A Italia, Bundesliga Jerman dan Ligue 1 Prancis semuanya mencatat rekor transfer baru di liga masing-masing.

Tim La Liga menghabiskan total gabungan lebih dari satu miliar pounds untuk pertama kalinya, dengan Antoine Griezmann pindah dari Atletico Madrid ke Barcelona (108 juta pounds), Joao Felix dari Benfica ke Atletico (113 juta pounds), dan Eden Hazard dari Chelsea ke Real Madrid (90 juta pounds).

Angka-angka itu bak bumi dengan langit jika melihat pengeluaran klub-klub Premier League Skotlandia yang hanya menghabiskan uang sebesar 25 juta pounds untuk belanja pemain pada bursa transfer musim panas 2019. Celtic dan Rangers jadi klub paling besar mengeluarkan duit, sementara klub-klub lainnya menggunakan skema pinjaman dan metode transfer gratis untuk merekrut pemain baru.

2 of 4

Pengeluaran Klub Inggris Tak Spesial

MU Keok dari Crystal Palace di Kandang Sendiri
Pemain Crystal Palace Cheikhou Kouyate (kiri) dan pemain Manchester United (MU) Harry Maguire berebut bola saat bertanding dalam Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (24/8/2019). MU kalah dari Crystal Palace dengan skor 1-2. (AP Photo/Alastair Grant)

Dan Jones, Kepala Divisi Bisnis Olahraga Deloitte, mengatakan rekor pengeluaran yang "belum pernah terjadi sebelumnya" telah didorong oleh sejumlah faktor, kian tebalnya uang tambahan dari kontrak televisi baru, dan perubahan manajerial klub yang mendorong perombakan tim.

"Peningkatan kinerja keuangan klub sepak bola Eropa juga mengurangi keinginan klub untuk menjual pemain terbaik mereka," kata Jones.

Liga Inggris yang dianggap sebagai kompetisi terbaik di dunia musim ini tak spesial.

"Pengeluaran transfer pemain musim panas ini hampir tidak mencapai level rekor, dan pengeluaran bersih klub-klub berada di level terendah sejak musim panas 2015," katanya.

"Meskipun tingkat pengeluaran bersih ini sebagai proporsi pendapatan sebesar 11% adalah yang terendah sejak musim panas 2011, kami masih mengharapkan upah meningkat pada tingkat yang lebih besar daripada pendapatan dalam beberapa musim berikutnya."

Jendela transfer Eropa (kecuali Inggris) secara serempak ditutup pada 2 September 2019.

3 of 4

Pengeluaran 5 Kompetisi Elite Eropa

Romelu Lukaku
Romelu Lukaku jadi korban rasisme di kandang Cagliari saat Inter Milan petik kemenangan (AP/Luca Bruno)
  • Premier League: 1,41 miliar pounds (Total Transfer) Harry Maguire/Man Utd/80 juta pounds (Pemain Termahal)
  • La Liga: 1,24 miliar pounds (Total Transfer) Joao Felix/Atletico Madrid/113 juta pounds (Pemain Termahal)
  • Serie A: 1,06 miliar pounds (Total Transfer) Romelu Lukaku/Inter Milan/74 juta pounds (Pemain Termahal)
  • Bundesliga: 670 juta pounds (Total transfer) Lucas Hernandez/Bayern Munchen/68 juta pounds (Pemain Termahal)
  • Ligue 1: 605 juta pounds (Total Transfer) Wissam Ben Yedder/Monaco/ 36 juta pounds (Pemain Termahal)

 

Sumber asli: BBC

Disadur dari: Bola.com

(Penulis: Ario Yosia/Editor: Ario Yosia, published 5/9/2019)

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓