Alasan Simon McMenemy Rekrut Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia

Oleh Harley.Ikhsan pada 03 Sep 2019, 14:45 WIB
Diperbarui 03 Sep 2019, 14:45 WIB
Indonesia Vs Thailand
Perbesar
Saddil Ramdani sudah memperkuat berbagai level Timnas Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy memberikan alasan khusus di balik pemanggilan Saddil Ramdani untuk skuat kualifikasi Piala Dunia 2022. Sosok asal Skotlandia tersebut merujuk pengalaman sang pemain.

McMenemy merekrut Saddil sebagai pengganti Greg Nwokolo yang dalam kondisi tidak 100 persen. Membela Pahang FA, Pengetahuan Saddil terhadap pemain Malaysia dianggap bisa membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2019).

Selain itu, sosok berusia 20 tahun tersebut juga kenyang pengalaman tampil di pentas internasional. "Sadil sudah main di empat level timnas. Pengalaman yang dibawa ke tim sangat penting. Kita tahu Saddil itu sangat muda. Ketika Greg cedera, kita akhirnya punya kesempatan untuk memanggil Saddil kesini," ungkap Simon, dilansir situs resmi PSSI.

Saddil sudah mencetak dua gol dari 21 kali bermain di Malaysia Super League 2019. Selain Timnas Indonesia, Saddil juga pernah tampil di level U-17, U-19, dan U-23. Mantan penggawa Persela Lamongan tersebut pun mengikuti berbagai kompetisi, mulai Piala AFF, Piala AFC, SEA Games, hingga Asian Games.

Dia debut di timnas senior pada laga melawan Myanmar, 21 Maret 2017. Transfermarkt mencatat Saddil mengoleksi tiga caps dan terakhir kali bermain menghadapi Guyana, 25 November 2017.

2 dari 3 halaman

Kuasai Pertandingan

Latihan Timnas Indonesia
Perbesar
Pemain Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, saat latihan jelang laga kualifikasi Piala Dunia di SUGBK, Jakarta, Senin (2/9). Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Saddil sudah bergabung dengan timnas dan ikut ambil bagian pada latihan terbuka selama dua jam di Stadion SUGBK, Senin (2/9/2019). Dalam kesempatan itu seluruh pemain tampak menikmati setiap materi latihan dari tim pelatih.

"Melawan Malaysia, kita ingin menguasai bola, kita mau juga kontrol pertandingan. Kami akan bermain menyerang dan apalagi bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno," kata Simon.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓