Naraajie Buka Peluang Akhiri Penantian 30 Tahun Juara Indonesia Open

Oleh Defri Saefullah pada 31 Agu 2019, 17:38 WIB
Diperbarui 31 Agu 2019, 18:17 WIB
Indonesia Open 2019

Liputan6.com, Jakarta- Pegolf muda Indonesia, Naraajie Emerald Ramadhanputra membuka peluang bagi pegolf lokal untuk berjaya di Bank BRI Indonesia Open 2019. Indonesia sudah paceklik juara sejak 30 tahun lalu saat Kasyadi menjadi juara Indonesia Open 1989.

Peluang itu terbuka Karena Naraajie memimpin skor di pertandingan hari ketiga Bank BRI Indonesia Open yang diselenggarakan di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Sabtu (31/8/2019). Unggul enam pukulan, pegolf amatir ini berpeluang menjadi juara.

Dia menampilkan salah satu permainan terbaiknya. Pegolf berusia 19 tahun ini mencatatkan skor 63 atau sembilan di bawah par. Catatan ini membawanya ke puncak klasemen sementara dengan skor total 198 atau 18 di bawah par.

Posisi kedua ditempati pegolf pro asal Brasil, Miguel Carbalo dengan total 204 pukulan atau 12 di bawah par. Disusul, Itthipat Buranatanyarat asal Thailand dengan 205 pukulan atau 11 di bawah par.

Naraajie memulai putaran ketiga dengan berada di peringkat T2 setelah mengumpulkan skor total 135 atau sembilan di bawah par. Naraajie berhasil menorehkan empat birdie di hole 2, 5, 8, dan 9 untuk mengambil alih pimpinan klasemen dari Itthipat Buranatanyarat, yang memimpin pada hari kedua.

Laju permainannya tidak berhenti di situ karena di hole 10 dan 11 ia kembali menambah koleksi birdie, yang sekaligus membuat jarak dengan peringkat kedua menjadi semakin jauh. Meski kemudian mendapat satu-satunya bogey di hole 13, fokusnya tidak terganggu, bahkan kembali mencatatkan birdie di hole 15 dan 17.

Ia bahkan menutup putaran ketiga Indonesia Open 2019 dengan eagle di hole 18.

"Hari ini putting saya sangat bagus, cuma hanya ada satu miss fokus di hole 13. Secara keseluruhan pukulan dan putter saya lebih bagus hari ini," kata Naraajie.

Sementara itu, wakil Indonesia lainnya Rory Hie juga ikut meramaikan persaingan juara setelah pada putaran ketiga Indonesia Open 2019 tadi bermain dengan skor 67 atau 5 di bawah par. Bermain dengan lebih baik ketimbang putaran kedua, Rory mencatatkan empat birdie tanpa sekalipun mendapatkan bogey.

"Start awal saya tadi lumayan bagus, sudah mendapat dua birdie dalam lima hole pertama. Tapi di tengah-tengah putaran ini pukulan saya mulai sedikit bermasalah, tapi untungnya short game saya bisa membantu untuk mengamankan par," tutur Rory. "Kondisi mental saya sudah cukup bagus, mungkin saya akan latihan lagi supaya bisa bermain lebih nyaman besok."

2 dari 3 halaman

Punya Modal Bagus

Naraajie Emerald
Pegolf Indonesia, Naraajie Emerald tampil fantastis di Bank BRI Indonesia Open 2019 (dok: Asian Tour/Erlangga Tribuana)

Keberhasilannya menjuarai Saujana Amateur Championship, dilanjutkan dengan mencatatkan finis di sepuluh besar pada ajang Asian Development Tour sepekan sebelum bertanding di Pondok Indah Golf Course menjadi modal yang sangat berharga bagi pemuda yang telah mengoleksi dua gelar Indonesian Golf Tour ini.

"Kemenangan di Saujana itu sangat berarti dan turut memberi percaya diri kepada saya untuk bermain pada ajang ini. Putaran final besok bakal menjadi sangat menarik," ujarnya.

Dengan skor total 198, Naraajie kini menjadi pimpinan klasemen Bank BRI Indonesia Open dengan keunggulan enam pukulan. Ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Indonesia, mengingat sejak 1974, inilah pertama kalinya seorang pemain amatir memimpin klasemen menuju putaran final.

"Saya tahu, Indonesia belum pernah memiliki seorang juara lagi sejak 30 tahun terakhir dan semoga saja saya bisa mewujudkannya," tandas Naraajie.

Posisi kedua saat ini ditempati oleh pegolf Argentina Miguel Carballo. Mantan pegolf PGA TOUR ini menampilkan permainan yang stabil pada pekan ini setelah bermain dengan skor 69-69-66 dalam tiga putaran ini. Ia menjadi satu-satunya pemain yang paling dekat dengan catatan skor Naraajie, dengan mencatatkan skor 12 di bawah par 204.

"Saya sangat senang dengan permainan saya hari ini, terutama dari sisi putting. Permainan saya di sembilan hole terakhir juga sangat konsisten dan pukulan saya juga sangat baik. Bagaimanapun juga, saya harus bermain dengan sangat baik besok," ujar Carballo yang terus mencatatkan skor di bawah par dalam beberapa pekan terakhir.

3 dari 3 halaman

Rory Hie Ikut Meramaikan Persaingan

Rory menjadi satu-satunya pegolf profesional Indonesia yang turut meramaikan persaingan menuju putaran final besok (1/9). Catatan skornya saat ini, 9 di bawah par 207, membuatnya berada di tempat keempat bersama duo Thailand Jazz Janewattananond dan Kwanchai Tannin, pegolf Korea Kim Joohyung yang baru menjuarai ajang Asian Development Tour pekan lalu, dan Zach Murray, pegolf Australia yang menjuarai New Zealand Open pada awal tahun ini.

"Saya merasa sangat bangga melihat ada pemain Indonesia di atas klasemen, yang penting Merah Putih bisa di atas. Mudah-mudahan saya bisa menyusul besok," tandas Rory.

Adapun wakil Indonesia lainnya Danny Masrin bermain lebih baik pada hari ketiga dengan mencatatkan dua birdie dan satu eagle untuk skor 68 atau empat di bawah par. Skor totalnya 212 membawa Danny ke peringkat 33 bersama sembilan pemain lainnya.

Sementara itu, skor 73 untuk kedua kalinya membuat Joshua Andrew Wirawan harus memulai putaran final besok dengan berada di peringkat T56. Sedangkan Kevin Caesario Akbar berada di peringkat T77 dengan skor total 218 atau 3 di atas par.

 

Lanjutkan Membaca ↓