Sosok Spesial Ini Bikin Isco Urung Tinggalkan Real Madrid

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 30 Agu 2019, 08:15 WIB
Gelandang Real Madrid, Isco

Liputan6.com, Madrid - Isco dilaporkan ingin pindah dari Real Madrid di bursa transfer musim panas ini. Ini terjadi jika Zinedine Zidane tidak kembali ke klub sebagai pelatih pada akhir musim 2018-19.

Pemain berusia 27 tahun itu hanya menyumbang tiga gol dan satu assist di La Liga musim lalu. Pemain internasional Spanyol itu, sudah berjuang untuk menunjukkan performa terbaiknya saat Real Madrid ditangani Santiago Solari.

Seperti dilansir Marca, Isco akan meninggalkan Bernabeu musim panas ini jika Solari tetap memegang kendali Real Madrid. Tapi, kembalinya Zidane di periode kedua meyakinkan sang playmaker untuk tetap di klub.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa banyak klub yang ingin memboyong Isco awal musim panas ini. Tapi, ia menegaskan tidak tertarik untuk hengkang dari Madrid.

Isco telah terlibat dalam dua pertandingan Real Madrid di La Liga musim ini. Tapi, mantan pemain muda Malaga itu harus absen dua hingga tiga minggu akibat masalah hamstring.

2 of 3

Dikagumi Zidane

Momen Kebahagiaan Zidane dan Pemain, Real Madird
Isco (kiri) dan Casemiro tertawa bersama Zidane usai meraih trofi Liga Champions 2018 di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina. (AFP/Paul Ellis)

Isco pernah gagal mendapat kesempatan bermain reguler selama dua musim pertamanya di Santiago Bernabeu. Saat itu Carlo Ancelotti lebih memilih formasi 4-3-3 yang tidak memiliki ruang untuk gelandang serang seperti Isco.

Karier terbaik Isco dalam seragam Real Madrid terjadi selama dua setengah musim di bawah Zidane. Pelatih Prancis itu juga sudah menyatakan kekagumannya kepada pemain berusia 27 tahun itu dalam berbagai kesempatan.

3 of 3

Penghangat Bangku Cadangan

Setelah Zidane pergi pada Mei 2018, Isco harus kembali ke bangku cadangan. Baik Julen Lopetegui maupun Santiago Solari tak menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap kemampuannya.

Secara total, Isco cuma membuat 27 penampilan liga musim lalu, yang merupakan total terburuknya dalam enam musim di klub. Selain absen karena usus buntu, Isco kerap menjadi penghangat bangku cadangan.

Lanjutkan Membaca ↓