Pertahankan Suso, Pelatih AC Milan Siapkan 2 Formasi

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 27 Agu 2019, 19:50 WIB
Diperbarui 31 Agu 2019, 11:21 WIB
Gelandang AC Milan, Suso

Liputan6.com, Milan - AC Milan sudah berulangkali mengganti manajernya. Namun, hasilnya belum memuaskan. Teranyar, Milan kalah 0-1 dari Udinese pada pertandingan pembukaan mereka di Serie A musim baru.

Dilansir dari Calciomercato, salah satu persoalan AC Milan kini berputar di sekitar Suso. Kedatangan pelatih anyar, Marco Giampaolo, ke bangku cadangan dan pergantian formasi menjadi 4-3-1-2 mengisyaratkan bahwa perpisahan pemain Spanyol ini lebih dari sekadar hipotesis.

Tak hanya itu, Rossoneri juga akan memperoleh modal yang penting jika menjual Suso. Mereka bisa mengumpulkan uang yang akan berguna pada bursa transfer. Namun, selama musim panas, situasinya berubah total.

Beberapa tim tertarik untuk mendatangkan Suso, tetapi tidak ada yang berhasil.

Kemudian, setelah tampil mengesankan selama pramusim, Giampaolo yakin bahwa Suso akan bekerja dalam sistemnya.

“Kami masih kurang di beberapa detail pertandingan. Namun, saya yakin para pemain bisa menyempurnakannya untuk musim mendatang,” ujar pelatih AC Milan itu.

2 of 3

Formasi

Tumbangkan Parma, AC Milan Geser Lazio di 4 Besar
Frank Kessie merayakan gol nya lewat tendangan penalti ke gawang Parma dalam laga lanjutan giornata ke-14 Serie A yang berlangsung di stadion San Siro, Milan, Minggu (2/12). AC Milan menang 2-1. (AFP/Miguel Medina)

Situasi ini membuat formasi di lapangan juga berubah. Bahkan, Giampaolo siap mengubah formasinya untuk memberi manfaat bagi Piatek dan Suso.

Alih-alih memakai formasi 4-3-1-2, Milan akan mencoba memainkan 4-3-3 atau 4-3-2-1.

3 of 3

Diincar Banyak Klub

Mantan Pemain Liverpool yang Sukses di Klub Baru
Suso jarang diberikan kesempatan bermain dan dilepaskan hanya bermahae 1,3 juta euro saja. Sempat dipinjamkan ke Genoa kini Suso menjadi pemain kunci AC Milan dua tahun belakangan. (AFP/Marco Bertolacci)

Saat ini, Suso masih terikat kontrak di AC Milan hingga Juni 2022. Mereka masih memiliki waktu untuk memaksimalkan kontribusi Suso, lalu menjualnya dengan harga yang tinggi pada bursa transfer berikutnya.

Suso tampil beringas sejak memperkuat AC Milan pada 2016. Sebelumnya, ia menunjukkan performa semenjana ketika berada di Liverpool dan Genoa.

Lanjutkan Membaca ↓