Moral Setinggi Langit Dovizioso Jelang MotoGP Inggris 2019

Oleh Windi.Wicaksono pada 22 Agu 2019, 16:30 WIB
Andrea Dovizioso

Liputan6.com, Silverstone - Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku dalam moral yang sangat tinggi untuk kembali meraih podium pertama dalam balapan selanjutnya di MotoGP Inggris, akhir pekan ini.

Dovizioso mampu finis terdepan dalam balapan sebelumnya di MotoGP Austria. Dia memenangi duel dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez di Red Bull Ring.

"Tidak ada yang memberi Anda lebih banyak kepuasan dan kepercayaan diri selain kemenangan, dan karenanya kami datang ke Silverstone dengan moral kami yang setinggi langit," kata Dovizioso, seperti dilansir Crash.

"Hasil kami di Red Bull Ring tidak terjadi secara kebetulan, karena kami bekerja sangat baik selama dua akhir pekan balapan berturut-turut dan hasilnya membuktikan kami benar," paparnya.

Pembalap asal Italia itu bersiap untuk menyerang di Sirkuit Silverstone. Hal itu merupakan upayanya menjaga perburuan gelar juara dunia MotoGP 2019 tetap hidup.

Kini, Dovizioso terpaut 58 poin dari Marquez, yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2019. Dovizioso melihat masih ada peluang untuk menyalip The Baby Alien, meski sebelum liburan musim panas dia sempat kesulitan.

 

2 of 3

Cuaca Silverstone

Sirkuit Silverstone
Cuaca di Sirkuit Silverstone, Inggris, menjadi tantangan bagi para pembalap MotoGP. (dok. MotoGP)

Dovizioso memenangi balapan MotoGP Inggris 2017. Sementara pada MotoGP Inggris 2018 dibatalkan, karena kondisi cuaca dan trek yang buruk.

The Little Dragon, julukan Dovizioso, merasa dapat mengambil momentum yang baru ditemukannya kembali sebelum mengaspal di Sirkuit Silverstone dan berniat terus menggerus keuntungan Marquez.

3 of 3

Menang di 2017

"Meskipun karakteristik trek Inggris tidak menguntungkan bagi kami, seperti Brno dan Zeltweg, kami telah menunjukkan bahwa kami juga bisa cepat di Silverstone, seperti pada 2017 ketika kami memenangkan balapan," terangnya.

"Seperti biasa, cuaca akan memainkan peran penting dan kami harus siap untuk beradaptasi dengan keadaan apa pun," jelas pembalap berusia 33 tahun ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by