CEO Bayern Percaya Kualitas Philippe Coutinho

Oleh Luthfie Febrianto pada 19 Agu 2019, 20:30 WIB
Philippe Coutinho - Bayern Munchen

Liputan6.com, Munich - CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge yakin keputusan timnya memboyong Philippe Coutinho tepat. Ia merasa, kualitas Coutinho akan mendongkrak ketajaman penyerangan Bayern.

"Kami telah bekerja untuk memboyong Coutinho akhir-akhir ini dan kami senang kami bisa menuntaskan transfer ini," ujar Rummenigge seperti dilansir Liverpool Echo.

Coutinho pindah ke Bayern setelah gagal bersinar bersama Barcelona. Cedera dan persaingan dengan Ousmane Dembele menjadi penyebabnya.

Sosok Phillipe Coutinho semakin terpinggirkan ketika Barcelona memutuskan memboyong Antoine Griezmann dari Atletico Madrid. Belum lagi, Barcelona juga berencana memulangkan Neymar dari Paris Saint Germain (PSG).

Di saat yang sama, Bayern butuh gelandang berkualitas untuk menggantikan duet gelandang sayap legendaris mereka, Franck Ribery dan Arjen Robben. Sosok Coutinho pun dianggap tepat untuk mengisi salah satu pos yang ditinggalkan keduanya.

Bayern pun memimjam Coutinho dari Barcelona dengan opsi pembelian 120 juta euro. Bayern juga menjadi pihak yang akan menggaji Coutinho selama masa pinjaman.

"Terima kasih kepada Barcelona yang telah setuju. Dengan kreativitas dan skil luar biasanya, Philippe Coutinho adalah pemain yang akan segera menguatkan lini serang kami," ujar Rummenigge.

 

 

2 of 3

Siap Bermain

Philippe Coutinho - Bayern Munchen
Philippe Coutinho resmi menjadi pemain Bayern Munchen. (dok. Bayern Munchen)

Sementara itu, Coutinho sendiri mengaku siap bermain bagi Bayern. Mengenai perannya, eks gelandang Inter Milan ini mengaku lebih senang bermain di tengah.

"Saya sebetulnya bukan pemain yang suka membicarakan diri sendiri. Tetapi saya bermain di tengah dan mencoba membuat peluang. Saya juga ikut bertahan," kata Coutinho.

3 of 3

Neymar ke Barcelona

Di sisi lain, hengkangnya Coutinho ke Bayern semakin menguatkan sinyal kembalinya Neymar. Hanya saja, Barcelona disebut mengembalikan Neymar dengan status pinjaman.

Pasalnya, Barcelona telah keluar uang banyak usai memboyong Griezmann. Barca harus menggelontorkan dana sekitar 120 juta euro atau Rp 1,8 triliun.

Lanjutkan Membaca ↓