Prestasi Quartararo Harus Lecut Motivasi Rossi dan Vinales di MotoGP

Oleh Defri Saefullah pada 26 Jul 2019, 14:00 WIB
Fabio Quartararo, MotoGP Catalunya

Liputan6.com, Lesmo- Prestasi yang ditunjukkan pembalap muda Fabio Quartararo seharusnya bisa menjadi pelecut motivasi bagi Valentino Rossi dan Maverick Vinales di MotoGP. Pembalap Petronas Yamaha Racing Team ini memang mengejutkan publik.

Dari sembilan seri MotoGP yang sudah dilalui, Quartararo berhasil meraih tiga kali pole dan dua podium. Bos Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis mengatakan pembalap asal Prancis itu harus jadi stimulator bagi Rossi dan Vinales. 

Baru menginjak 20 tahun, Quartararo sudah mencetak prestasi mengagumkan. Sejauh ini, dia sudah meraih dua kali podium di MotoGP Barcelona dan Assen.

Itu pula yang membuat Marc Marquez, pembalap Repsol Honda mulai menilai Quartararo menjadi ancaman serius di MotoGP. Jarvis mengatakan Quartararo seharusnya bisa menjadi petunjuk arah bagi Rossi dan Vinales.

Meski tak berpengalaman di MotoGP, tapi Quartararo unjuk gigi dengan motor Yamaha spek 2019, sama seperti motor yang dikendarai Rossi dan Vinales.

 

 

2 of 3

Pembalap Berani

Fabio Quartararo
Pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Jerman, Jumat (5/7/2019). (AFP/Vincent Jannink)

Jarvis mengatakan Quartararo menunjukkan tanda-tanda sebagai pembalap berbakat dan pemberani seperti Marc Marquez. Hebatnya pembalap muda asal Prancis ini jarang terjatuh.

"Dia mampu membalap tanpa rasa takut dan ini sepertinya dilakukan tanpa risiko. Soalnya dia baru terjatuh dua kali di MotoGP. Ini sesuatu yang luar biasa kalau Anda memikirkan ini," katanya seperti dikutip Motorsport.

"Marquez pembalap hebat dengan karakter seperti ini tapi dia banyak terjatuh.Jadi luar biasa lihat Fabio punya kecepatan ini tanpa melakukan banyak kesalahan."

3 of 3

Contoh

Jarvis tak malu untuk mengatakan agar Vinales dan Rossi mencontoh torehan pembalap satelit seperti Quartararo dan Franco Morbidelli. Saat Rossi dan Vinales kesulitan, keduanya harus melihat torehan pembalap satelit.

"Biasany pembalap satelit yang mencontoh pembalap pabrikan. Tapi saat itu tidak terjadi, kita bisa melihat hasil yang dilakukan Quartararo. Kalau dia bisa melakukan sesuatu, kami juga bisa."

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by