James Rodriguez Berpeluang Jadi Milik AC Milan

Oleh Edu Krisnadefa pada 25 Jul 2019, 20:15 WIB
Diperbarui 25 Jul 2019, 22:16 WIB
FOTO: Bermain di Kandang, Munchen Kalah Telak dari Liverpool

Liputan6.com, Milan - AC Milan berpeluang mendapatkan gelandang elegan Kolombia, James Rodriguez. Seorang ahli transfer pemain, Alfredo Pedulla, dan Milan News menyebut, super agen Jorge Mendes, menawarkan James, 28 tahun , kepada klub asal kota mode di Italia itu.

Pemain kelahiran Cucuta, Kolombia, 12 Juli 1992, itu dihargai 42 juta euro atau sekitar Rp 653 miliar.

James memang sudah tak tahan berseragam Bayern Munchen di Bundesliga Jerman, klub yang dibelanya sejak 2017. Real Madrid memang meminjamkannya sejak tahun 2017 lalu.

Menjelang musim 2019/20, James tampaknya juga tak masuk dalam rencana Real Madrid. Maka itu, Los Galacticos pun menawarkannya kepada AC Milan.

Belum diketahui, respons kubu I Rossoneri terkait tawaran dari Real Madrid. Yang pasti, kehadiran James di klub asuhan Marco Giampaolo setidaknya, bisa menambahkan kuat lini serang AC Milan.

Musim lalu, dalam 20 pertandingan, 13 di antaranya sebagai starter, James mencetak tujuh gol. Dia juga menyumbang tiga assist.

2 dari 3 halaman

Sesuai Kritria Giampaolo

Pemain Termahal Dunia, Barcelona, Philippe Coutinho
James Rodriguez saat masih mengenakan seragam Real Madrid. (AFP/Gerard Julien)

Sosok James juga sepertinya sesuai dengan keinginan Giampaolo. Mantan pelatih Cagliari dan Sampdoria ini menginginkan sosok trequartista yang bermain di belakang dua penyerang.

Dan, peran itu tampaknya sangat pas dengan James. Sebab, selain punya naluri menyerang tinggi, dia juga bisa bermain sebagai playmaker.

3 dari 3 halaman

Pemain Baru AC Milan

AC Milan sendiri sudah mendatangkan beberapa pemain baru musim ini. Salah satunya yang mereka boyong dari Real Madrid, Theo Hernandez.

Dia sudah dimainkan saat AC Milan tampil di laga perdana International Champions Cup (ICC) 2019 lawan Bayern Munchen. Ketika itu mereka kalah 0-1.

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

UEFA Bantah Pemuncak Klasemen Sementara Liga Jadi Juara