ICC 2019: Jelang Lawan Arsenal, Lewandowski Malah Kritik Munchen

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 18 Jul 2019, 06:20 WIB
Diperbarui 18 Jul 2019, 06:20 WIB
Top Scorer Liga Champions
Perbesar
2. Robert Lewandowski (Bayern Munchen) - 8 gol (AFP/Patrick Stollarz)

Liputan6.com, Jakarta Robert Lewandowski mendesak Bayern Munchen untuk membawa lebih banyak pemain. Itu jika raksasa Bundesliga itu, ingin tetap kompetitif dan memenangkan Liga Champions.

Munchen menuju musim 2019-20 sebagai pemegang juara tujuh kali Bundesliga. Tapi, mereka belum berhasil meraih lagi trofi Liga Champions sejak 2013.

Saat ini, Munchen telah mendatangkan duet pemenang Piala Dunia Perancis Lucas Hernandez (80 juta euro) dan Benjamin Pavard (35 juta euri) setelah kepergian Franck Ribery, Arjen Robben, Mats Hummels, Rafinha dan James Rodriguez.

Namun, striker andalan Munchen ini kembali menegaskan timnya harus mau mengeluarkan uang tunai untuk mengejar kejayaan domestik dan di Eropa.

"Kami harus menunggu lebih banyak transfer datang," kata Lewandowski kepada wartawan di Los Angeles jelang pertandingan International Champions Cup (ICC) Munchen melawan Arsenal. Kamis (18/7/2019) WIB. "Sulit untuk memenangkan Liga Champions tanpa pemain baru.

2 dari 3 halaman

Pemain Anyar

Soal rekrutmen Hernandez dan Pavard, Lewandowski mengatakan: "Pemain seperti Hernandez dan Benjamin Pavard hanya dapat membantu kami. Mereka serba bisa, juara dunia dan siap bermain di level teratas di Bayern dan kami bisa sukses bersama mereka."

Lewandowski, yang mencetak 40 gol di semua kompetisi musim lalu, dikontrak hingga 2021. Dan, Ketua Bayern Karl-Heinz Rummenigge mengatakan pemain internasional Polandia itu dapat memperpanjang kontraknya.

3 dari 3 halaman

Pembicaraan

"Kami sedang dalam pembicaraan," jawab Lewandowski ketika ditanya tentang negosiasi. "Aku tidak tahu berapa lama, tetapi kita berada di jalur yang benar."

"Saya merasa sangat baik, tidak hanya dengan tim tetapi saya juga mencintai kota. Itu tidak hanya tergantung pada saya, ada faktor lain," lanjutnya. "Kami masih harus menyelesaikan negosiasi kami.

Lanjutkan Membaca ↓