Buffon Kembali ke Juventus: Arti Nomor 77 dan Nyaris Main di Liga Inggris

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 05 Jul 2019, 10:30 WIB
Diperbarui 05 Jul 2019, 10:30 WIB
Pelukan Tifosi Juventus untuk Gianluigi Buffon
Perbesar
Fans memeluk kiper Juventus Gianluigi Buffon usai pertandingan melawan Hellas Verona pada lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Allianz di Turin, (19/5). Buffon telah bersama Juventus selama 17 tahun. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Turin - Gianluigi Buffon kembali ke Juventus setelah berpetualang di Prancis bersama Paris Saint-Germain (PSG). Dia menandatangani kontrak baru berdurasi satu tahun bersama Juventus.

Setelah kembali ke Juventus, klub yang ditinggalkannya pada 2018, Buffon menggunakan nomor punggung 77. Dia tidak mau merebut nomor lamanya, yang kini telah menjadi milik Wojciech Szczesny.

Nomor 77 bagi Buffon punya arti tersendiri. Itu merupakan angka yang digunakannya saat masih memperkuat Parma pada 1995 hingga 2001. Nomor itu tak sengaja digunakan oleh Buffon saat masih bersama Parma.

Sebelumnya, Buffon menggunakan nomor punggung 88, yang dikonotasikan sebagai simbol Nazi. Nomor itu dianggap representasi dari huruf alfabet ke delapan, HH atau Heil Hitler (salut untuk Adolf Hitler). Namun di Italia, 88 diartikan sebagai nomor kebangkitan.

Akhirnya Buffon mengenakan nomor 77 di penghujung kariernya di Parma. Nomor yang mengantarnya pindah ke Juventus dan menjadi legenda Si Nyonya Tua.

"Saya berpikir tentang nomor 77, itu merepresentasikan sejarah saya. Saya punya nomor ini di Parma dan memberi saya keberuntungan. Saya sangat menyukainya," ujar Buffon di laman resmi Juventus.

"Saya berterima kasih kepada Szczesny dan Chiellini yang menawarkan kepada saya jersey nomor 1 dan ban kapten. Namun, saya tidak kembali untuk mengambil sesuatu dari seseorang atau merebutnya lagi," kata kiper Juventus asal Italia tersebut melanjutkan.

 

2 dari 3 halaman

Nyaris Main di Liga Inggris

Gianluigi Buffon - Juventus
Perbesar
Gianluigi Buffon bersama Pavel Nedved. (dok. Juventus)

Sebelum meneken kontrak dengan Juventus, Buffon sebenarnya dapat tawaran bermain di Liga Inggris. Sang agen, Silvano Martina membenarkan, bahkan ada raksasa Portugal, Porto yang tertarik merekrut kiper berusia 41 tahun tersebut.

"Dia dapat banyak tawaran, khususnya dari Premier League dan tim-tim besar lainnya. Saya tidak menyebut nama, itu bukan gaya saya, tapi saya rasa Anda tidak akan kesulitan untuk mengerti," katanya, dikutip dari Football Italia.

"Buffon selalu membuat pilihan dengan hatinya. Dia tidak pernah melihat isi dompet. Anda tidak bisa membandingkannya dengan orang lain. Ini seperti, seorang suami yang sudah tidak sabar memeluk istrinya setelah berpetualang," ucap Martina.

 

3 dari 3 halaman

Pemain Pelapis

Buffon akan melapis Wojciech Szczesny. Buffon mengejar rekor penampilan terbanyak di Liga Italia milik legenda AC Milan Paolo Maldini. Buffon cuma butuh delapan laga lagi untuk melewati pencapaian Maldini.

Selain itu, Buffon juga masih penasaran ingin menjuarai Liga Champions. Dia belum pernah juara Liga Champions meski tiga kali tampil di partai final bersama Juventus.

Buffon menjadi pemain gratisan ketiga yang didapat Juventus pada musim panas 2019. Sebelumnya Juventus merekrut dua gelandang gratisan, Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓