Beda Nasib Messi di Argentina dan Barcelona

Oleh Thomas pada 03 Jul 2019, 17:15 WIB

Diperbarui 04 Jul 2019, 11:16 WIB

Lionel Messi

Liputan6.com, Jakarta Lionel Messi kembali gagal memberikan gelar juara untuk negaranya Argentina. Tim Tango tersingkir di semifinal Copa America 2019 pada Rabu (3/7/2019) pagi WIB.

Argentina kalah 0-2 dari tuan rumah Brasil berkat sepasang gol dari Gabriel Jesus dan Roberto Firmino. Padahal di laga itu Argentina sudah tampil baik. Mereka menguasai jalannya pertandingan. 

Kekalahan dari Brasil membuat Messi masih belum bisa memberikan gelar juara bagi Argentina di level senior. Satu-satunya gelar juara Messi bersama Argentina terjadi di level U-23 saat merebut medali emas Olimpiade 2008 serta Piala Dunia U-20 tahun 2005.

Pencapaian terbaik Messi di level senior hanya tiga kali menjadi finalis. Dua di Copa America dan sekali pada Piala Dunia 2014.

Hasil buruk di timnas Argentina berbanding terbalik dengan pencapaian Messi bersama klubnya Barcelona. Messi sudah meraih semua gelar juara yang bisa didapat Barcelona.

Mulai dari La Liga, Copa Del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa hingga Piala Dunia Antarklub sudah pernah didapatkan Messi. Penghargaan pribadi juga sudah bejibun.

"Kita sudah terbiasa melihat dia [Messi] mencetak tiga gol di setiap pertandingan dan menggiring bola melewati lima pemain lawan, tetapi kami meminta dia melakukan sesuatu yang berbeda dan kami lebih dari puas dengan pekerjaannya," kata Scaloni kepada ESPN.

 

 

2 of 3

Bumi dan Langit

Wajah Lesu Messi Usai Argentina Dihajar Brasil
Penyerang Argentina Lionel Messi memegang kepalanya saat meninggalkan lapangan usai kalah dari Brasil dalam semifinal Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, Selasa (2/7/2019). Brasil lolos ke final Copa America 2019 setelah mengalahkan Argentina 2-0. (AP Photo/Nelson Antoine)

Performa Messi di timnas Argentina dan Barcelona memang bak bumi dan langit. Di Argentina, Messi baru bisa membuat 68 gol dari 135 laga. Sedangkan di Barcelona, Messi bisa melesakkan 419 gol dari 452 laga La Liga.

Dengan gagal di Copa America 2019, peluang Messi mempersembahkan gelar juara untuk timnas Argentina menjadi semakin kecil. Dengan usia sudah 32 tahun, Messi kemungkinan sudah menurun drastis saat Piala Dunia 2022 di Qatar.

3 of 3

Tahun Depan

Peluang berikutnya yang masih mungkin bagi Messi mempersembahkan gelar adalah Copa America 2020. Kebetulan ajang tersebut akan digelar di tanah Argentina.

Namun ada kemungkinan Messi malah akan memutuskan pensiun usai kegagalan di Copa America 2019. Messi sudah pernah 'pensiun' dua kali dari timnas Argentina.

Usai takluk dari Cile di final Copa Ameritca 2016 lalu, pertama kalinya Messi mengaku ingin menyudahi perjalanan di timnas Argentina. Kemudian setelah Piala Dunia 2018, Messi memilih diam. Dia tidak mengumumkan pensiun, tetapi juga tidak mau dipanggil timnas. Sikap diam Messi ini diduga sebagai pesan menyerah. Dia tidak mau lagi membela Argentina.

Lanjutkan Membaca ↓