MotoGP Belanda: Valentino Rossi Akui Bersalah atas Kecelakaan Fatal Nakagami

Oleh Yus Mei Sawitri pada 01 Jul 2019, 09:10 WIB
Diperbarui 01 Jul 2019, 09:10 WIB
Valentino Rossi
Perbesar
Valentino Rossi belum ingin pensiun dari MotoGP (GIUSEPPE CACACE / AFP)

Jakarta Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku bersalah dan meminta maaf kepada Takaaki Nakagami atas kecelakaan yang terjadi pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (30/6/2019). Kecelakaan tersebut membuat kedua pembalap gagal finis. 

Insiden terjadi pada lap kelima, saat Valentino Rossi dan Nakagami berduel memperebutkan posisi ke-10. Kesalahan yang dilakukan Rossi berakibat fatal. 

The Doctor tak mengalami cedera akibat peristiwa tersebut, namun Nakagami sempat dibawa ke pusat medis sirkuit. Mereka bisa dibilang cukup beruntung terhindar dari cedera karena kecelakaan terjadi saat keduanya melaju dengan kecepatan tinggi. 

"Masalahnya saya berusaha menyalip Nakagami pada saat memasuki Tikungan 8, tapi saya sedikit keluar garis sepertinya. Saya kemudian kehilangan kendali bagian depan motor dan sayangnya saya juga membuat Nakagami terjatuh," kata Rossi, seperti dilansir Crash

"Jadi saya harus meminta maaf karena ini kesalahan saya. Ini juga kecelakaan besar. Untungnya saya oke dan saya tahu Taka juga baik, jadi itu yang penting," imbuh Valentino Rossi.  

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Hari yang Kurang Menguntungkan

Nakagami mengatakan kondisinya baik-baik saja setelah dibawa ke pusat medis. Dia juga dinyatakan fit untuk mengikuti balapan berikutnya di MotoGP Jerman. 

"Ini hari yang kurang beruntung. Saya melakukan start dengan baik, berusaha mengikuti grup di depan, dan kemudian saya bertarung dengan Cal (Cruchlow), Jack (Miller), dan Valentino," kata Nakagami. 

"Valentino menyalip di Tikungan 1 dan saya menyalipnya di Tikungan 2. Kemudian di Tikungan 8 dia berusaha menyalip lagi dari dalam. Tapi saya melihatnya kehilangan kendali di depan, dan saya saya tak punya waktu untuk menghindar," sambung pembalap LCR Honda itu. 

"Itu kecelakaan yang tak menguntungkan. Tapi di sisi lain, meskipun tak fit 100 persen, saya beruntung tak cedera, karena itu benar-benar kecelakaan besar," kata Nakagami. 

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya