Zarco Belum Punya Rencana Tinggalkan MotoGP

Oleh Rizki Hidayat pada 21 Jun 2019, 14:25 WIB
Diperbarui 21 Jun 2019, 14:25 WIB
Pebalap MotoGP Diprediksi Kian Meredup di Musim 201
Perbesar
2. Johann Zarco - Pebalap kelahiran Prancis yang sempat menarik perhatian usai catatkan performa gemilang di awal musim 2018. Tercatat musim lalu enam podium berhasil diraih bersama Monster Yamaha Tech 3. (AFP/Franck Fife)

Jakarta Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, santer disebut akan hengkang dari MotoGP dan melanjutkan kariernya di World Superbike (WSBK). Namun, pembalap asal Prancis itu membantahnya.

Pembalap asal Prancis itu mulai membela KTM pada 2019. KTM kepincut dengan performa Johann Zarco yang finis di posisi keenam klasemen pembalap, selama dua musim membela Monster Yamaha Tech 3.

Akan tetapi, Zarco masih belum mampu meraih hasil positif bersama KTM. Dari tujuh balapan yang sudah dijalani di MotoGP musim ini, Johann Zarco gagal menembus posisi lima besar. 

Pada MotoGP Catalunya yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Minggu (16/6/2019), Zarco hanya menempati posisi 10. Dia terpaut 26,228 detik dari Marc Marquez yang merengkuh podium juara.

Kondisi Johann Zarco semakin sulit karena dikabarkan terlibat perselisihan dengan CEO KTM, Stefan Pierer. Bahkan, KTM disebut bakal memutus kontrak Zarco pada akhir musim ini.

Dia pun disebut-sebut akan membela Honda di World Superbike 2020. Akun media sosial WorldSBK juga mengunggah berita yang menyatakan jika Zarco akan meninggalkan MotoGP dan memperkuat Honda.

 

2 dari 2 halaman

Komposisi Zarco

"Orang yang memberikan informasi ini, saya masih belum tahu siapa, tetapi dia harus segera kehilangan pekerjaannya karena apa yang dia katakan itu benar-benar omong kosong," tegas Zarco.

"Saya tidak pernah berbicara dengan Honda kapan pun, jadi tidak ada foto yang bisa menunjukkan itu. Saya tidak tahu dari mana asalnya, sepertinya itu berasal dari situs resmi World Superbike, atau (akun) Twitter resmi World Superbike," lanjutnya.

"Mereka menghapusnya, jadi itu aneh. Saya katakan ini kepada Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna), karena itu sesuatu yang salah, dan orang ini membuat kesalahan besar. Itu dapat membuat saya bermasalah dengan KTM dan itu tidak baik," papar Johann Zarco.

Sumber: Motorsport

Lanjutkan Membaca ↓