Buffon Sebut Maurizio Sarri Belum Layak Latih Juventus

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 17 Jun 2019, 15:00 WIB
Diperbarui 17 Jun 2019, 15:00 WIB
Maurizio Sarri
Perbesar
Maurizio Sarri resmi menjadi pelatih Juventus (Juventus FC.com)

Liputan6.com, Turin - Juventus telah resmi mengumumkan Maurizio Sarri menjadi pelatih mereka. Mantan pelatih Chelsea berusia 60 tahun tersebut akan menakhodai Si Nyonya Tua, sebutan Juventus, hingga 3 Juni 2022.

Pada musim lalu, Maurizio Sarri bersama Chelsea berhasil memenangkan Liga Europa. Gelar itu menjadi prestasi pertamanya sejak berprofesi sebagai pelatih sepak bola pada 2001.

Juventus merupakan klub elite Eropa ketiga yang dilatih Sarri, sebelum Chelsea dan Napoli. Sarri, sebelumnya, hanya melatih tim-tim kasta kedua, seperti Pescara, Sorrento, hingga Perugia.

Penunjukkan Sarri sebagai pelatih baru Juventus rupanya diragukan oleh Gianluigi Buffon. Menurut legenda Juventus tersebut, Maurizio Sarri belum layak memimpin Cristiano Ronaldo karena belum pernah tampil di Liga Champions.

Sedangkan Juventus selalu menjadikan juara Liga Champions menjadi target utama yang harus diraih.

"Dia bukanlah sebuah perubahan untuk klub (Juventus). Ini juga bukan sebuah pertaruhan. Dia belum teruji," kata Buffon, seperti diberitakan Fox Sports.

 

2 dari 3 halaman

Sulit Beradaptasi

Maurizio Sarri
Perbesar
Maurizio Sarri. (AFP/Ben Stansall)

Dengan pengalaman Sarri yang masih minim, Buffon menjadi ragu Juventus bakal berbicara banyak, meski memiliki salah satu pemain terbaik dunia, Cristiano Ronaldo.

Selain itu, latar belakang Sarri sebagai pelatih Napoli membuat fans Juventus tak suka padanya. Terlebih Napoli selalu menjadi pesaing berat Juventus saat menjadi pelatih.

"Juventus mengejar Liga Champions dan menginginkan jalur yang berbeda. Melihat dari sudut pandang itu saja rasa akan sangat sulit meningkatkan kualitas skuat," ucap pria yang musim lalu memperkuat Paris Saint-Germain tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Berselisih dengan Fans Juventus

Tak hanya itu Sarri juga pernah mengacungkan jari tengah pada fans Juventus ketika Napoli bertandang tahun 2018. Ia melakukannya di atas bus Napoli yang dikepung fans Juventus.

Sarri sendiri merupakan pria kelahiran Naples, markas Napoli. Dan hanya sedikit pemain atau pelatih yang berkhianat mendapat dukungan dari fans.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓