Legenda Barcelona Ditunjuk Jadi Duta Sepak Bola Anak-anak

Oleh Rizki Hidayat pada 15 Jun 2019, 08:40 WIB
Carles Puyol

Jakarta - Kehormatan besar diberikan pada legenda Barcelona dan Timnas Spanyol, Carles Puyol. Ia ditunjuk menjadi duta AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC). Puyol diharapkan menjadi inspirasi untuk anak-anak usia 10 sampai 12 tahun yang berkompetisi di AQUADNC.

Dengan penunjukkan ini, Carles Puyol bergabung dengan jajaran pesepak bola ternama lainnya yang telah bermitra dengan AQUADNC untuk membagikan nilai-nilai positif tersebut, termasuk di antara mereka adalah Zinedine Zidane.

"Kita hidup di dunia yang akan makin baik apabila bersatu. Peran pemersatu ini telah dimainkan AQUADNC dengan sangat baik. Saya sangat senang dapat membantu mempersatukan baik anak perempuan maupun laki–laki dari berbagai negara dan budaya melalui sepak bola," kata Puyol.

"Tentunya saya sangat bersemangat dapat bekerja sama dengan AQUADNC untuk mencetak generasi pesepak bola baru yang mengubah permainan menjadi lebih dari sekadar kompetisi," lanjutnya dalam rilis yang diterima Bola.com.

AQUADNC telah diselenggarakan selama 16 tahun di Indonesia. Pada 2019, lebih dari 5.000 tim berpartisipasi dalam AQUADNC, mengikutsertakan lebih dari 720 ribu anak yang berasal dari 34 provinsi dan 150 kabupaten di Indonesia.

Saat ini, 50 persen pemain Timnas Indonesia merupakan alumni AQUADNC. Beberapa alumni AQUADNC yang memperkuat Tim Garuda adalah Andik Vermansah, Evan Dimas Darmono, Rasyid Bakri, Paulo Sitanggang hingga Muchlis Hadi Ning Syaifullah.

 

 

2 of 2

Bawa Semangat Baru

Carles Puyol
Legenda Barcelona, Carles Puyol, saat jumpa pers di Jakarta, Senin (11/3). Heineken memulai perhelatan UEFA Champions League Trophy Tour di Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

"Penunjukkan Carles Puyol membawa semangat baru bagi peserta AQUADNC di Indonesia. Kami sangat senang karena pemenang AQUADNC nanti akan terbang ke Barcelona untuk babak final, di mana Puyol akan hadir," ujar Jeffri Ricardo, Danone-AQUA Marketing Manager.

"Di sana, mereka dapat belajar dan menggali sebanyak mungkin inspirasi. Kami percaya pengalaman tersebut akan mengubah hidup anak-anak yang mimpinya adalah menjadi pemain sepak bola profesional," tutur Jeffri.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by