Kiper Barcelona Sebut Bursa Transfer Sekarang Gila

Oleh Luthfie Febrianto pada 13 Jun 2019, 18:10 WIB
Kiper yang Bisa Gantikan Peran De Gea di Manchester United

Liputan6.com, Barcelona - Kiper Barcelona, Jasper Cillessen merasa bursa transfer pemain sudah menggila. Menurut kiper asal Belanda ini, banyak pemain yang kualitasnya biasa, namun harganya selangit.

"Bursa transfer sangat gila. Benar. Mereka membayar tinggi pemain yang kita tahu tidak memiliki harga seperti itu," ujar Cillessen seperti dilansir Sport.

Bursa transfer pemain sedang dibuka menyusul berakhirnya kompetisi musim 2018/19 pada awal bulan lalu. Beberapa pemain muda diboyong dengan harga sekitar 50 hingga 60 juta euro.

Real Madrid misalnya yang memboyong Luka Jovic dengan nilai transfer sekitar 60 juta euro atau Rp 966 miliar dari Eintracht Frankfurt. Jovic sendiri baru berusia 21 tahun.

Cillessen mengatakan, klub tidak bisa berbuat banyak untuk menentukan harga pemain. Pasalnya, hal itu ditentukan oleh pasar. "Situasi setiap pemain ditentukan oleh pasar saat itu," ujar Cillessen.

Cillessen sendiri diboyong Barcelona dari Ajax Amsterdam pada Agustus 2016 dengan harga 13 juta euro. Sayangnya, ia kalah bersaing dengan Marc Andre Ter Stegen untuk posisi kiper utama Barcelona.

Ia pun berniat hengkang dari Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Arsenal dan sejumlah klub lain dikaitkan dengannya.

 

 

2 of 3

Tak Dilepas dengan Mudah

Rekrutan Anyar Barcelona
Jasper Cillessen, (AFP/Lluis Gene)

Cillessen mengatakan, Barcelona tak akan melepasnya dengan mudah. Meskipun ia terhitung hanya pemain pelapis di dalam tim.

Ia memprediksi, Barcelona akan terus berusaha mendapatkan uang banyak dari hasil transfernya. "Transfer saya tidak mudah. Jelas saja, Barcelona tak akan melepas saya untuk sebuah apel dan telur," kata Cillessen.

3 of 3

Musim yang Sulit

Lebih lanjut, Cillessen mengakui musim 2018/19 merupakan musim yang sulit. Selain jarang bermain, Cillessen juga gagal meraih trofi.

"Saya kalah di dua final. Saya ingin melupakan musim ini secepat mungkin," kata Cillessen mengakhiri.

Lanjutkan Membaca ↓