Komentar Kiper Chelsea Rebut Posisi De Gea di Timnas Spanyol

Oleh Defri Saefullah pada 11 Jun 2019, 09:15 WIB
Kepa Arrizabalaga

Liputan6.com, Madrid- Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga mendapatkan kesempatan untuk menjadi starter saat Timnas Spanyol melawan Swedia,Selasa (11/6/2019). Kiper berusia 24 tahun  ini mengalahkan David de Gea untuk posisi kiper utama.

Kepa tampil trengginas saat Spanyol menang 3-0 atas Swedia pada kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Bernabeu. Penampilannya yang bagus bersama Chelsea menjadi modal dia mendapatkan tempat utama di Timnas Spanyol. 

Sedangkan De Gea tampil mengkhawatirkan bersama Manchester United (MU) jelang akhir musim Liga Inggris lalu. Apa kata Kepa soal keberhasilannya rebut posisi De Gea?

"Saya akan terus bekerja keras hinga sekaran, melakukan yang terbaik untuk klub agar bisa mendapatkan kepercayaan dari pelatih," ujar Kepa seperti dikutip Marca.

"Siapapun yang main akan tampil sangat bagus. Tentu saya mengerti David sedih, kami semua berlatih untuk main dan setelah itu keputusan pelatih dan diri Anda sendiri."

Kepa ogah terlibat kontroversi soal penunjukkannya di dua laga terakhir. Sebelum lawan Swedia, Kepa yang jadi kiper utama di Chelsea ini juga jadi starter lawan Faroe Island.

 

 

 

2 of 3

Empat Cap

Kepa Arrizabalaga
Kepa Arrizabalaga kini menjadi starter di Timnas Spanyol (Javier Soriano / AFP)

Hingga pertandingan melawan Swedia, Kepa baru mendapatkan cap keempatnya bersama Timnas Spanyol. Kondisi ini tentu membuatnya ingin terus menjadi starter.

"Kami sebagai pemain tentu selalu dikelilingi kontroversi seperti itu, tapi kami harus menanggapi ini dengan alami," ujarnya.

"Saya senang untuk bermain dan menolon tim dan mengakhiri musim di posisi terbaik. Musim saya bersama Chelsea sudah sangat lama, tapi sebelum gabung timnas kami punya dua komitmen yang sangat penting."

3 of 3

Pilar

Sejak diboyong Chelsea pada musim lalu dengan rekor transfer 79,5 juta euro, Kepa memang tampil memesona. Dia sempat menciptakan kontroversi saat menolak ditarik keluar Maurizio Sarri.

Meski begitu, dia memang tampil fenomenal karena jadi starter di 36 laga Liga Inggris.

Lanjutkan Membaca ↓