Liverpool Diminta Relakan Pahlawan Liga Champions

Oleh Liputan6.com pada 06 Jun 2019, 08:30 WIB
Liverpool vs Barcelona

Liputan6.com, Jakarta Eks pemain Liverpool, Steve Nicol berpesan agar The Reds berani menyampaikan kabar buruk kepada beberapa pemain yang tidak lagi layak merumput di Anfield. Salah satunya Divock Origi, yang menurutnya perlu direlakan meski beberapa kali jadi pahlawan The Reds.

Musim ini, Origi jadi ban serep yang bisa diandalkan pada beberapa situasi. Dia bisa menjawab tantangan ketika diminta menggantikan Roberto Firmino sebagai ujung tombak Liverpool.

Terbukti, Origi mencetak beberapa gol krusial. Yakni ketika dia membantu Liverpool mengalahkan Everton lewat gol di pengujung laga, juga saat mengusir Barcelona dari semifinal Liga Champions - yang membuat Liverpool melangkah ke final.

Di partai final, pada laga melawan Tottenham, Origi pun mencetak gol penutup pada kemenangan 2-0. Gol pamungkas itu membenamkan Tottenham, Liverpool sukses jadi raja Eropa.

Sayangnya, Nicol tidak bisa melihat masa depan Origi di Liverpool. Tim asuhan Jurgen Klopp itu telah membuat langkah pertama dengan menjuarai Liga Champions, dan mereka bakal semakin kuat tahun-tahun mendatang.

"Demi kebaikan Liverpool, mereka harus membuang dia [Origi], biarkan dia pergi, tergantung bagaimana cara anda menerimanya, kasar atau halus," kata Nicol kepada ESPN FC.

"Dia harus pergi demi kebaikan dia sendiri juga untuk Liverpool, mereka telah mencapai satu titik di mana mereka harus berpikir: 'sekarang bagaimana kami membuat langkah berikutnya?'."

"Sebab itu, bagi saya, langkah berikutnya adalah membuat skuad jadi lebih besar dan lebih baik," ujarnya menambahkan. 

 

2 of 2

Lebih Baik

Kegembiraan Jurgen Klopp Usai Liverpool Taklukkan Everton
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memeluk striker Divock Origi usai pertandingan melawan Everton pada lanjutan Liga Inggris di Anfield Stadium (2/11). Origi mencetak gol pada menit ke-96 dan mengantar Liverpool menang 1-0. (AFP Photo/Oli Scarff)

Liverpool saat ini harus melangkah ke level berikutnya yang jauh lebih baik. Mereka akan mendekati level tim-tim tangguh seperti Barcelona, Juventus, atau Real Madrid. Sebab itu skuad Liverpool harus sempurna.

"Saya merasa Divock Origi tidak membuat skuad kami jadi lebih baik. Setiap kali dia bermain, setiap kali dia masuk sebagai pemain cadangan, pada umumnya hanya untuk memberi Firmino waktu istirahat, menurut saya level dia telah menurun," sambung Nicol.

"Sekarang, dia akan selalu diingat, tidak hanya untuk gol di final Liga champions, tetapi tentu untuk apa yang dia lakukan melawan Barcelona dan Everton."

"Dia akan diingat, sayangnya, sebagai pemain, dia tidak cukup bagus bermain di level yang diperlukan Liverpool," katanya.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓