Bidik Three Peat, Warriors Ingin Ikuti Jejak Tim Legendaris NBA

Oleh Harley.Ikhsan pada 30 Mei 2019, 19:45 WIB
Diperbarui 30 Mei 2019, 19:45 WIB
Golden State Warriors Vs Portland Trail Blazers
Perbesar
Pebasket Golden State Warriors, Stephen Curry, melakukan selebrasi usai menaklukkan Portland Trail Blazers pada laga NBA 2019 di Moda Center, Senin, (20/5). Warriors menang 119-117 atas Blazers. (AP/Craig Mitchelldyer)

Liputan6.com, Toronto - Golden State Warriors di ambang sejarah saat menjalani final NBA 2018-2019. Mereka berkesempatan menjadi tim keempat yang membukukan three peat.

Warriors sebelumnya memenangkan NBA 2017 dan 2018 dengan mengalahkan Cleveland Cavaliers di final.

Untuk mencatat rekor, mereka mesti menaklukkan Toronto Warriors dengan laga pertama berlangsung di Scotiabank Arena, Kamis (30/5/2019) atau Jumat pagi WIB. Bukan tugas mudah melihat sepak terjang lawan. Terlebih Warriors tidak bakal diperkuat bintang Kevin Durant pada partai-partai awal.

"Raptors memiliki tim bagus. Mereka menunjukkan kualitas dengan mencapai final. Kami tidak bisa meremehkan walau mereka baru pertama kali tampil di final," kata guard Warriors, Klay Thompson, dilansir AFP.

Tercatat ada tiga tim yang sukses memenangkan NBA secara tiga musim beruntun. Mereka adalah Boston Celtics, Los Angeles Lakers, dan Chicago Bulls.

2 dari 3 halaman

Celtics dan Lakers

Shaquille O'neill & Kobe Bryan_(AFP/Vince Bucci)
Perbesar
Shaquille O'neill & Kobe Bryan (AFP/Vince Bucci)

Jangankan tiga, Celtics mendominasi NBA dengan memenangkan delapan edisi secara beruntun. Diperkuat center legendaris Bill Russell, mereka berjaya pada 1959-1966.

Capaian Lakers lain lagi. Ketika masih berbasis di Minneapolis, mereka menorehkan three peat pada 1952-1954. Lakers lalu mengulang prestasi pada 2000-2001 mengandalkan poros Kobe Bryant-Shaquille O'Neal.

3 dari 3 halaman

Bulls dan Kerr

Bulls mengulang kinerja Lakers dengan merebut three peat dua kali. Bertumpu pada Michael Jordan, Bulls merebut gelar pada 1991-1993 dan 1996-1998.

Steve Kerr, pelatih Warriors, merupakan bagian tim Bulls yang berjaya pada 1996-1998. Dia tentu ingin mengulang capaian tersebut sebagai pelatih.

Lanjutkan Membaca ↓