Giggs Tidak Khawatir dengan Masa Depan Bale di Real Madrid

Oleh Liputan6.com pada 31 Mei 2019, 05:30 WIB
Diperbarui 31 Mei 2019, 05:30 WIB
Bintang Real Madrid yang Diramalkan Pindah ke Premier League
Perbesar
Gareth Bale sudah tidak mendapat tempat di skuat utama Real Madrid. (AFP/Oscar del Pozo)

Liputan6.com, Madrid - Ryan Giggs mengaku tidak cemas dengan masa depan Gareth Bale di Real Madrid. Pelatih Timnas Wales itu hanya ingin Bale siap bermain maksimal pada kualifikasi Euro 2020. Wales mengejar target lolos ke putaran final.

Situasi Bale di Real Madrid kian tak kondusif. Dia tidak mendapatkan tempat pada skuat utama Zinedine Zidane. Pilihannya hanya dua: tetap bertahan sebagai pelapis atau menjajal karier di tempat lain.

Bale masih ngotot bertahan. Dia masih terikat kontrak dengan gaji besar dalam tiga musim ke depan. Bale hanya mau pergi jika bisa mendapatkan gaji yang sama besarnya di klub lain.

Tarik-ulur soal masa depan Bale ini tak hanya memengaruhi Real Madrid, tetapi juga klub-klub yang mengincarnya. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tidak Tertarik

gareth bale - zinedine zidane
Perbesar
Gelandang Real Madrid Gareth Bale (kanan) mendapat instruksi dari pelath Zinedine Zidane. (AFP/Janek Skarzynski)

Sebagai pelatih Wales, Giggs tidak mau berbicara di luar ranahnya. Memang benar situasi Bale itu bisa mengganggu konsentrasi sang pemain, tetapi Giggs yakin Bale merupakan profesional sejati.

"Dia berada di klub hebat. Saya tidak melibatkan diri saya pada apa yang terjadi di level klub, saya hanya mencemaskan dan fokus membuat Gareth bisa tampil maksimal pada kualifikasi ini [Euro 2020] pada Juni nanti," tutur Giggs kepada Sky Sports.

"Dia telah membuktikan pada dunia bahwa dia merupakan pemain kelas dunia, entah dia bermain di Spanyol atau di tempat lain, fokus saya adalah soal apakah dia bisa tampil fit seperti yang dia lakukan pekan lalu."

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Siapa yang Mau?

Situasi Bale ini seharusnya bisa lebih mudah jika performa Bale cukup bagus dan tidak rentan cedera seperti sekarang ini. Menjual pemain seperti Bale seharusnya mudah, tetapi tidak dalam kondisinya yang sekarang.

Bale sudah berusia 29 tahun, yang berarti kariernya hanya tersisa beberapa tahun lagi. Dia juga punya masalah cedera kambuhan yang selalu membuatnya tampil tak konsisten. Bale sulit menjaga kualitasnya.

Tak hanya itu, Madrid juga kesulitan menemukan klub yang mau memenuhi tuntutan gaji Bale. Hanya klub-klub besar yang bisa menyanggupi, tetapi tidak banyak klub besar yang tertarik pada Bale.

Sejauh ini, ada dua opsi yang terus dibicarakan: kembali ke Tottenham Hotspur atau bergabung dengan Manchester United. Yang mana pun, nasib Bale di kedua klub itu dinilai bakal lebih baik daripada bertahan di Madrid.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓