Hadapi SEA Games 2019, PB ISSI Turunkan Atlet Pelapis

Oleh Adyaksa Vidi pada 28 Mei 2019, 14:50 WIB
Diperbarui 28 Mei 2019, 14:50 WIB
Raja Sapta Oktohari
Perbesar
Raja Sapta Oktohari mengungkapkan rencana PB ISSI menghadapi SEA Games 2019. (29/5/2017). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Liputan6.com, Jakarta - PB ISSI hanya menurunkan pembalap pelapis dalam SEA Games 2019 yang digelar di Manila, akhir tahun nanti. Namun mereka berjanji akan tetap mempersembahkan emas untuk kontingen Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari. Ia mengungkapkan SEA Games 2019 bukan menjadi prioritas para pembalap terbaiknya.

Pada SEA Games 2017, PB ISSI mampu menyumbangkan sembilan medali bagi Indonesia. Rinciannya, dua medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu.

"Ya, kami memang akan menurunkan lapis kedua ke Filipina. Tetapi saya pikir atlet yang bertanding nanti juga punya peluang meraih medali emas," kata Okto, Senin (27/5/2019).

"Kami yakin tetap bisa memberikan emas di SEA Games 2019 nanti. Untuk atlet elite memang difokuskan ke Olimpiade 2020," katanya menambahkan.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Disetujui

Obor Asian Para Games
Perbesar
Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari memberikan sambutan saat pawai obor Asian Para Games 2018 di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (30/9). Asian Para Games akan berlangsung 6-13 Oktober 2018 di Jakarta dan Palembang. (Liputan6.com/Herman Zakahria)

Di sisi lain, Okto menyebut keputusan untuk menurunkan atlet pelapis juga sudah disetujui oleh Pemerintah dan KOI.

"SEA Games saat ini memang sebagai uji coba. Kami akan melibatkan banyak atlet muda," ujar Okto.

"Namun bisa saja di SEA Games nanti kami menurunkan atlet elite. Tetapi syaratnya tidak berbenturan dengan kejuaraan yang dilakukan untuk mengejar poin Olimpiade 2020," katanya mengakhiri.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya