Kenakan Topeng, Otavio Dutra Tidak Sabar Bela Persebaya

Oleh Harley.Ikhsan pada 25 Mei 2019, 21:20 WIB
Diperbarui 25 Mei 2019, 21:20 WIB
Otavio Dutra
Perbesar
Bek Persebaya Surabaya Otavio Dutra melakukan fitting untuk pemasangan topeng di Rumah Sakit Universitas Airlangga. (Dok Persebaya)

Liputan6.com, Surabaya - Otavio Dutra tidak sabar memperkuat Persebaya Surabaya di Shopee Liga 1 2019. Untuk itu, dia bakal mengenakan topeng pelindung.

Saat ini Otavia Dutra terus menjalani proses pemulihan. Sosok yang tengah menjalani proses naturalisasi ini juga menunggu topeng yang bakal dikenakannya untuk melindungi wajah.

“Puji Tuhan sudah lebih baik meski ada rasa tidak enak di hidung yang bengkak. Saya juga masih merasa pusing dan sedikit kesulitan bernapas," kata Otavio Dutra, dilansir situs resmi Persebaya.

"Semoga dalam beberapa minggu ke depan saya sudah mulai sembuh. Ini tadi fitting facemask. Ini bagus dan memang perlu dipakai," sambungnya.

Otavio Dutra menjelaskan, dirinya bakal mengenakan topeng itu untuk tiga bulan ke depan. Pelindung wajah ini dapat membantunya tampil membela Persebaya.

2 dari 3 halaman

Belum Tentu Hadapi PSIS

Persebaya Surabaya, Otavio Dutra
Perbesar
Pemain Persebaya Surabaya, Otavio Dutra. (Bola.com/Aditya Wany)

Namun, Otavio Dutra mengaku belum tahu apakah tampil menghadapi PSIS Semarang, Kamis (30/5/2019) mendatang. "Saya ingin segera kembali latihan, saya sudah rindu membela Persebaya,” terang mantan pemain Persipura Jayapura ini.

"Saya perlu segera mengembalikan kondisi fisik agar tidak terlalu tertinggal dengan teman-teman. Saya tidak tahu apakah bisa main lawan PSIS. Saya hanya berharap tidak cedera lagi, dapat main terus, dan membantu Persebaya berprestasi," tegas Otavio Dutra.

3 dari 3 halaman

Cedera Parah

Pemain berusia 35 tahun itu mengalami cedera patah tulang hidung pada uji coba melawan Persela Lamongan, Sabtu (11/5/2019). Akibatnya, dia harus absen membela Persebaya di dua pertandingan melawan Bali United dan Kalteng Putra.

Meski memiliki Hansamu Yama dan Rachmat Irianto, lini belakang Persebaya jelas merindukan pengalaman Dutra. Terbukti, Bajul Ijo selalu kebobolan di dua partai tersebut. Lemahnya lini belakang pun memengaruhi kinerja tim. Mereka baru mengoleksi satu angka.

Lanjutkan Membaca ↓