Tak Finis, Vinales Sesali Kesalahan di Kualifikasi MotoGP Prancis

Oleh Defri Saefullah pada 20 Mei 2019, 15:00 WIB
Diperbarui 21 Mei 2019, 20:14 WIB
Maverick Vinales

Liputan6.com, Jakarta Maverick Vinales dijagokan untuk memenangkan MotoGP Prancis yan berlangsung di sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2019). Namun itu saat sebelum kualifikasi MotoGP Prancis menghancurkan kans Vinales.

Sebuah kesalahan di kualifikasi MotoGP berdampak buruk bagi Vinales. Dia harus start dari posisi ke-11 dan ini awal tragedi.

Saat balapan, kesialan Vinales berlipat karena dia ditrabrak Francesco Bagnaia. Dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa untuk mempertahankan motor saat itu.

Memulai balapan MotoGP Prancis dari posisi ke-11, Vinales terpuruk di posisi ke-14 pada lap 7. Vinales mencoba untuk salip Aleix Espargaro dan saat itulah motornya ditabrak Bagnaia.

Ini kali kedua Vinales ditabrak pembalap lain musim ini. Sebelumnya, di MotoGP Argentina, dia ditabrak Franco Morbidelli di lap terakhir.

2 of 3

Komentar Vinales

Tes Pramusim Motogp Sepang 2019
Pebalap Yamaha, Maverick Vinales, saat beraksi pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Kamis (7/2). Pada tes pramusim kali ini Maverick Vinales menduduki posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 58.897 detik. (AFP/Mohd Rasfan)

Vinales mengaku sudah salah di sesi kualifikasi MotoGP. Ini membuatnya tertahan di posisi tengah.

"Sejujurnya saya tak bisa melakukan apa-apa. Saya mencoba lewati Aleix saat itu dan penting untuk mengetahui kesalahan," ujarnya seperti dikutip crash.

"Saat Anda start dari posisi ke-11, kecelakaan seperti ini biasanya harus Anda hadapi. Jadi kami harus terus bekerja keras untuk memahami ini."

Vinales mengaku punya peluang besar untuk podium di MotoGP Prancis. Namun tabrakan membuatnya harus lupakan progres seperti di Jerez dua pekan lalu.

"Saya bisa finis di posisi berapa saja di balapan tadi, soalnya saya punya ritme.Bahkan podium tidak terlalu jauh, hanya dua detik.Tapi sulit kalau start dari belakang," katanya.

3 of 3

Terus Menurun

Vinales kini semakin menurun posisinya di klasemen. Dia turun empat posisi ke peringkat ke-10.

"Mulai sekarang kami harus serius saat kualifikasi. Soalnya penting ada di barisan pertama atau dua," ujarnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓