Manajer Arsenal Keluhkan Venue Final Liga Europa

Oleh Adyaksa Vidi pada 13 Mei 2019, 19:10 WIB
Diperbarui 13 Mei 2019, 19:16 WIB
FOTO: Lolos ke Final Liga Europa, Pesta Arsenal di Markas Valencia

Liputan6.com, London - Manajer Arsenal, Unai Emery mengeluhkan final Liga Europa yang digelar di Baku akhir Mei mendatang. Ia menilai venue final tersebut terlalu jauh untuk dijangkau suporter.

Arsenal akan menantang Chelsea dalam final Liga Europa musim ini. Kedua klub akan menempuh jarak lima ribu mil dari London ke Baku.

Tak hanya klub, suporter Arsenal dan Chelsea juga bakal kesulitan untuk mendukung tim kesayangannya. Apalagi UEFA hanya memberikan jatah tiket sebanyak enam ribu lembar dari kapasitas stadion yang mencapai 68 ribu kursi.

"Saya tidak tahu bagaimana UEFA menunjuk suatu tempat sebagai final. Saya pernah mengalaminya saat laga Piala Super Eropa di Goergia, dan suporter sangat menderita," kata Emery seperti dilansir Evening Standard.

"Sebagai manajer tentu kami ingin suporter sebanyak mungkin datang ke stadion saat final mendukung pemain. Jadi saya pikir stadion akan penuh tetapi bukan dari suporter Arsenal atau Chelsea."

 

 

2 dari 3 halaman

Harapan Emery

Arsenal Vs Wolverhampton
Aksi pelatih Arsenal, Unai Emery saat timnya meladeni perlawanan Wolverhampton pada laga lanjutan Premier League, yang berlangsung Minggu (11/11) di stadion Emirates. Arsenal ditahan imbang Wolverhampton 1-1. (AFP/Daniel Olivas)

Emery berharap UEFA meninjau ulang venue final di kompetisi yang lain.

"Tiga tahun lalu saya juga merasakan laga Sevilla lawan Liverpool di final. Namun laga itu digelar di Swiss dan penuh suporter kedua tim, rasanya sangat luar biasa," kata Emery.

"Jujur saya lebih senang jika laga final ini digelar dekat dengan Inggris," ujar Emery.

3 dari 3 halaman

Jadwal Final

Kamis, 29 Mei 2019

02.00 WIB

Chelsea vs Arsenal

Venue: Olympic Stadium, Baku

Live di RCTI

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Penampakan Mobil Baru Cristiano Ronaldo Senilai Rp 145 Miliar